
Lampung Utara, sinarlampung.co – Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (FEST KREASI GTK) 2025 tingkat Provinsi Lampung telah mengukir sejarah baru di Gedung Graha Mandala, Bandar Lampung. Acara yang mengusung narasi fundamental “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ini menjadi kanvas kolosal bagi perwujudan daya cipta dan profesionalisme insan pendidik di Bumi Ruwa Jurai.8 November 2025
Kehadiran strategis Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, H. Sukatno, S.H., M.H., dalam seremoni pembukaan menjadi indikasi nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam menopang ekosistem pendidikan yang unggul. Beliau tidak hadir sendirian, melainkan didampingi oleh figur kunci seperti Kabid Pembinaan Ketenagaan, Maryudi, S.E., dan Kasi Pembinaan Ketenagaan PAUD & PNF, Sutiawansyah Thohir, S.E., menggarisbawahi dukungan institusional yang kokoh.
Dekonstruksi Konvensional: Panggung Apresiasi dan Semangat Pencerahan
Festival yang diinisiasi oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, berkolaborasi apik dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, menjelma menjadi sebuah lokus pertukaran gagasan yang masif. Lebih dari 1.000 peserta memadati aula, menunjukkan tingginya animo terhadap ajang peningkatan kompetensi ini, yang berlangsung dari 8 hingga 10 November 2025.
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka perhelatan ini dengan sentuhan kharismatik, sekaligus menjadi katalisator semangat yang tak terduga. Dalam sebuah gestur apresiasi yang monumental, beliau menyematkan hadiah ibadah umrah kepada enam pendidik beruntung yang menunjukkan kecerdasan responsif. Di samping itu, sekitar 20 unit sepeda dan ragam doorprize menarik lainnya disiapkan, mempertegas filosofi bahwa “Guru adalah pahlawan sejati”.
“Hadiah ini sebagai ungkapan terima kasih kami kepada para pendidik yang telah mencurahkan tenaga dan hati untuk mencerdaskan generasi bangsa,” ujar Eva Dwiana, menegaskan narasi penghargaan terhadap profesi guru.
Agenda Intelektual dan Puncak Prestasi
FEST KREASI GTK 2025 bukan sekadar seremonial. Rangkaian kegiatannya terstruktur untuk memantik kreativitas, meliputi:
Lomba Inovasi Pembelajaran: Mendekonstruksi metode ajar konvensional.
Pameran Karya GTK Kreatif: Manifestasi visual dari ide-ide cemerlang.
Bincang Pendidikan: Forum diskursus mendalam mengenai isu-isu edukasi kontemporer.
Pertunjukan Seni dan Budaya: Harmonisasi kearifan lokal dalam bingkai edukatif.
Puncak kristalisasi dari seluruh rangkaian inovasi akan tiba pada Malam Penganugerahan GTK Berprestasi (9 November 2025), di mana para juara pertama dari 40 kategori lomba akan didapuk sebagai representasi Provinsi Lampung di ajang nasional yang bersemayam di Jakarta.
Refleksi Strategis dari Kontingen Lampung Utara
Kadis Pendidikan Lampung Utara, H. Sukatno, menyampaikan pandangan yang optimis dan strategis. Beliau melihat festival ini sebagai “wadah luar biasa untuk memotivasi para guru agar terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi.”
Senada dengan itu, Kabid Maryudi, S.E., menggarisbawahi dimensi kolaboratif acara, menyebutnya sebagai “ajang berbagi inspirasi antarpendidik se-Lampung” yang esensial dalam mempererat silaturahmi dan menelurkan ide-ide baru untuk kemajuan pendidikan di daerah.
Melalui sinergi antara spirit GTK yang Hebat dan visi Indonesia yang Kuat, FEST KREASI GTK 2025 menegaskan posisinya sebagai lokomotif transformasi pendidikan, sebuah komitmen kolektif untuk melahirkan generasi bangsa yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
— Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (FEST KREASI GTK) 2025 tingkat Provinsi Lampung telah mengukir sejarah baru di Gedung Graha Mandala, Bandar Lampung. Acara yang mengusung narasi fundamental “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ini menjadi kanvas kolosal bagi perwujudan daya cipta dan profesionalisme insan pendidik di Bumi Ruwa Jurai.
Kehadiran strategis Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, H. Sukatno, S.H., M.H., dalam seremoni pembukaan menjadi indikasi nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam menopang ekosistem pendidikan yang unggul. Beliau tidak hadir sendirian, melainkan didampingi oleh figur kunci seperti Kabid Pembinaan Ketenagaan, Maryudi, S.E., dan Kasi Pembinaan Ketenagaan PAUD & PNF, Sutiawansyah Thohir, S.E., menggarisbawahi dukungan institusional yang kokoh.
Dekonstruksi Konvensional: Panggung Apresiasi dan Semangat Pencerahan
Festival yang diinisiasi oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, berkolaborasi apik dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, menjelma menjadi sebuah lokus pertukaran gagasan yang masif. Lebih dari 1.000 peserta memadati aula, menunjukkan tingginya animo terhadap ajang peningkatan kompetensi ini, yang berlangsung dari 8 hingga 10 November 2025.
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka perhelatan ini dengan sentuhan kharismatik, sekaligus menjadi katalisator semangat yang tak terduga. Dalam sebuah gestur apresiasi yang monumental, beliau menyematkan hadiah ibadah umrah kepada enam pendidik beruntung yang menunjukkan kecerdasan responsif. Di samping itu, sekitar 20 unit sepeda dan ragam doorprize menarik lainnya disiapkan, mempertegas filosofi bahwa “Guru adalah pahlawan sejati”.
“Hadiah ini sebagai ungkapan terima kasih kami kepada para pendidik yang telah mencurahkan tenaga dan hati untuk mencerdaskan generasi bangsa,” ujar Eva Dwiana, menegaskan narasi penghargaan terhadap profesi guru.
Agenda Intelektual dan Puncak Prestasi
FEST KREASI GTK 2025 bukan sekadar seremonial. Rangkaian kegiatannya terstruktur untuk memantik kreativitas, meliputi:
Lomba Inovasi Pembelajaran: Mendekonstruksi metode ajar konvensional. Pameran Karya GTK Kreatif: Manifestasi visual dari ide-ide cemerlang. Bincang Pendidikan: Forum diskursus mendalam mengenai isu-isu edukasi kontemporer. Pertunjukan Seni dan Budaya: Harmonisasi kearifan lokal dalam bingkai edukatif.
Puncak kristalisasi dari seluruh rangkaian inovasi akan tiba pada Malam Penganugerahan GTK Berprestasi (9 November 2025), di mana para juara pertama dari 40 kategori lomba akan didapuk sebagai representasi Provinsi Lampung di ajang nasional yang bersemayam di Jakarta.
Refleksi Strategis dari Kontingen Lampung Utara
Kadis Pendidikan Lampung Utara, H. Sukatno, menyampaikan pandangan yang optimis dan strategis. Beliau melihat festival ini sebagai “wadah luar biasa untuk memotivasi para guru agar terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi.”
Senada dengan itu, Kabid Maryudi, S.E., menggarisbawahi dimensi kolaboratif acara, menyebutnya sebagai “ajang berbagi inspirasi antarpendidik se-Lampung” yang esensial dalam mempererat silaturahmi dan menelurkan ide-ide baru untuk kemajuan pendidikan di daerah.
Melalui sinergi antara spirit GTK yang Hebat dan visi Indonesia yang Kuat, FEST KREASI GTK 2025 menegaskan posisinya sebagai lokomotif transformasi pendidikan, sebuah komitmen kolektif untuk melahirkan generasi bangsa yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. (*)