
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung tak hanya bicara soal lalu lintas dan kapal penyeberangan. Tahun ini, jajaran Dishub ikut berlayar di dunia literasi lewat Festival Cerpen Indonesia 2025, ajang nasional yang diikuti ribuan penulis dari berbagai daerah dan luar negeri.
Kepala Dishub Lampung, Bambang Sumbogo, menyebut karya para pegawai nantinya akan berfokus pada kisah transportasi dan pariwisata Lampung.
“Misalnya kapal ferry KM Dalom Lintas Berjaya dengan interior bernuansa lokal, atau Bakauheni Harbour City (BHC) dengan Menara Siger sebagai latar cerpen,” ujarnya.
Sebagai Dewan Penasehat Kebijakan Forum Guru Motivator Peduli Literasi (FGMPL) Lampung, Bambang mendorong jajarannya untuk ikut menulis. Langkah ini bukan sekadar lomba, tapi bentuk kampanye literasi dari ruang kerja menuju ruang baca publik.
Kepala Bidang Pembinaan Keselamatan Transportasi, Donny Chalia Darsa, menambahkan, tema kearifan lokal menjadi jembatan memperkenalkan budaya Lampung di tingkat nasional.
“Dengan menulis, kita bukan hanya belajar, tapi juga memperkenalkan Lampung agar dikunjungi,” katanya.
Festival yang digagas FGMPL Lampung dan SIP Publishing Purwokerto ini berlangsung daring pada 9-11 November 2025, diikuti lebih dari 2.500 peserta dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Target panitia mencapai 5.000 peserta.
Ketua Panitia, Arsiya Heni Puspita, mengatakan kegiatan ini terbuka dan gratis. Peserta mendapat pelatihan penulisan, modul, video pembelajaran, dan e-sertifikat 34 Jam Aktivitas Produktif (JAP). Karya terbaik akan dibukukan dalam antologi nasional, dengan total hadiah Rp15 juta untuk 15 penulis unggulan serta penghargaan bagi 200 karya pilihan.
“Festival ini bisa diikuti kapan saja, di mana saja. Literasi tidak lagi soal waktu, tapi kemauan,” ujar Arsiya.
FGMPL Lampung berdiri sejak 2021 di bawah Forum Indonesia Menulis (FIM), menjadi wadah bagi para guru dan pegiat literasi di daerah. Sementara SIP Publishing, penerbit yang telah menelurkan lebih dari 3.900 judul buku, kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu penerbit terbaik di Jawa Tengah tahun 2024. (Heny)