
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Menyikapi dugaan keracunan makanan pada tujuh siswa SDN 06 Tulang Bawang Tengah, pihak dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Penumangan menyatakan permohonan maaf secara terbuka kepada para korban dan orang tua.
Rahmat, Kepala Dapur MBG Penumangan, mengakui insiden tersebut terjadi akibat kelalaian di lapangan dan menjadi evaluasi serius bagi pihaknya.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Atas nama dapur MBG, kami meminta maaf kepada para siswa dan orang tua. Sejak awal kejadian kami langsung mendampingi anak-anak hingga pulih,” ujar Rahmat kepada sinarlampung.co, Selasa (30/9/2025).
Menurutnya, seluruh siswa kini sudah kembali ke rumah setelah mendapatkan pemeriksaan dan diberikan vitamin. Namun pihaknya tetap melakukan pemantauan lanjutan agar memastikan kondisi anak-anak benar-benar pulih.
“Kami bertanggung jawab penuh dan siap memperbaiki seluruh prosedur produksi makanan. Ke depan, pengawasan akan kami perketat agar hal serupa tidak terjadi lagi. Ini jadi pembelajaran berat bagi kami,” tegasnya.
Rahmat juga berharap masyarakat tidak langsung menggeneralisasi seluruh program MBG hanya karena satu insiden.
“Tujuan program ini sebenarnya mulia, yaitu memenuhi gizi anak-anak. Karena itu, kami akan bekerja lebih hati-hati agar kepercayaan masyarakat kembali,” tambahnya.
Pihak dapur MBG menyatakan siap mengikuti seluruh proses evaluasi dari pemerintah daerah dan DPRD. (Sudirman)