
Bandar Lampung, sinarlampung.co – SMA Yayasan Pembina (YP) Unila menggelar donor darah sekaligus talk show tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan yang melibatkan Unit Transfusi Darah (UTD) dan pelayanan kesehatan RSUD Abdul Moeloek ini berlangsung pada Kamis, 23 Januari 2024.
Program donor darah dan talkshow sebenarnya rutin dilakukan oleh Palang Merah Remaja (PMR) YP Unila, yang kali ini mengusung tema “Donor Darah, Jadikan Dirimu Bermanfaat untuk Orang Lain”. Kepala SMA YP Unila, Mei Sriyani, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian siswa-siswi terhadap kesehatan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dia berharap melalui kegiatan ini pengetahuan siswa-siswi di bidang kesehatan dapat bertambah. “Kami berharap siswa-siswi tidak hanya aktif dalam kegiatan kemanusiaan tetapi juga meningkatkan pengetahuan mereka tentang kesehatan,” kata Mei Sriyani.
Dalam Talkshow kesehatan reproduksi, dr. Bima Ananta Buchory didapuk sebagai narasumber utama. Dirinya membahas berbagai isu krusial seputar kesehatan reproduksi yang mendatangkan minat besar dari siswa-siswi SMA YP Unila.
Selama sesi tanya jawab, antusiasme tinggi siswa-siswi terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan, hingga membuat dr. Bima senang.
“Saya sangat senang dapat berbagi informasi penting tentang kesehatan reproduksi, melihat siswa siswi SMA YP Unila yang begitu semangat, kritis dalam menanggapi informasi yang disampaikan,” tuturnya.
Dalam penyampaiannya, Bima menekankan pentingnya pengetahuan bagi siswa yang seiring dengan perubahan zaman. Sehingga kelak menjadi generasi yang bijak dalam mengambil keputusan mengenai kesehatan.
“Semoga dengan informasi yang diperoleh ini kelak siswa siswi SMA YP Unila dapat mengambil keputusan yang bijak mengenai kesehatan mereka,” jelasnya.
Selain talkshow, kegiatan donor darah juga sukses menarik perhatian siswa, guru, dan staf. Hampir 150 pendonor berhasil mendonorkan darahnya, menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu yang sangat luar biasa bagi SMA YP Unila.
“Kami sangat mengapresiasi tingginya partisipasi dari warga SMA YP Unila. Ini menunjukkan bahwa kesadaran akan kesehatan dan kepedulian terhadap sesama terus meningkat dari tahun ke tahun,” sambung Mei Sriyani.
Dengan suksesnya acara ini, SMA YP Unila tidak hanya berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan serupa di masa depan, tetapi juga semakin memperkuat hubungan dengan institusi kesehatan untuk lebih mendukung pendidikan kesehatan bagi para siswa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda SMA YP Unila siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. (*)