
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Puisi, Berdiri Di Kaki Sendiri karya Arsiya Heni Puspita dibacakan sediri pada acara Malam Puisi dan Bedah Buku di Notiz Hut Sukarame.
Puisi Berdiri Di kaki Sendiri bertolak dari puisi esai Denny JA dengan judul Nasionalisme Di Era Algoritma dalam rangka Hari Sumpah Pemuda, ujar pemilik nama pena Heny Mars pada sinarlampung.co. Minggu, 10 November 2024.
Heny Mars menambahkan, hendaknya pemuda pemudi Indonesia selalu getarkan semangat didada dengan karya nyata. “Disertai semangat do’a dan usaha tiada tara. Memang dunia maya tanpa batas jarak dan waktu, tetap fokus pada kemampuan diri demi negeri untuk wujudkan jati diri dengan panduan Ilahi”, ujar pengurus Komunitas Satupena Lampung.
Dengan penuh semangat Heny Mars melanjutkan, gunakan segala daya upaya mulai membangun diri sendiri persembahan Ibu Pertiwi. Alam Indonesia terbentang luas beragam budaya, bahasa serta agama, damai jiwa dalam balutan keragaman, imbuh Journalist.
Semangat juang terus mengembang menuju kemerdekaan sejati agar berdiri dikaki sendiri. Merah putih dan garuda didada, menyala seantero raya harus bangga Indonesia merdeka, pungkas Heny Mars.
Berdiri Di Kaki Sendiri
Karya
Heny Mars
Hai, pemuda pemudi Indonesia
Getarkan semangat didada dengan karya nyata
Semangat do’a dan usaha tiada tara
Dunia maya tanpa batas jarak dan waktu
Fokus pada kemampuan diri demi negeri
Wujudkan jati diri dengan panduan ilahi
Gunakan segala daya upaya
Mulai membangun diri sendiri
Persembahan Ibu Pertiwi
Alam Indonesia terbentang luas
Beragam budaya, bahasa serta agama
Damai jiwa dalam balutan keragaman
Semangat juang terus mengembang
Menuju kemerdekaan sejati
Berdiri di kaki sendiri
Merah putih dan garuda didada
Menyala seantero raya
Bangga Indonesia merdeka
(Heny)