
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Kodam XXI/Radin Inten akan menggelar aksi bersih-bersih laut, pantai, hingga permukiman secara serentak di Provinsi Lampung dan Bengkulu pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan bertajuk “Gerakan Radin Inten Asri” itu merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir dan destinasi wisata.
Aksi yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut akan melibatkan jajaran TNI, pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), komunitas lingkungan, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten, Letkol Inf. Ranoviandy Chairul, mengatakan Gerakan Radin Inten Asri merupakan bentuk nyata tindak lanjut Kodam XXI/Radin Inten atas instruksi Presiden untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Radin Inten Asri. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, OPD, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat, kami berharap gerakan ini dapat menumbuhkan budaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya menjadi kegiatan sesaat,” ujar Ranoviandy.
Gerakan tersebut berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah. Saat itu, Presiden menyoroti masih banyaknya sampah di kawasan pesisir dan destinasi wisata yang dinilai dapat merusak citra pariwisata Indonesia.
Presiden juga meminta kepala daerah menggerakkan seluruh elemen masyarakat, termasuk satuan pendidikan, untuk rutin melakukan gotong royong membersihkan lingkungan. Bahkan, TNI diminta mengambil peran apabila diperlukan agar gerakan tersebut berjalan optimal.
Sebagai tindak lanjut, Kodam XXI/Radin Inten menyiapkan tiga fokus utama dalam Gerakan Radin Inten Asri. Pertama, membersihkan sampah di kawasan laut dengan melibatkan penyelam dan armada pendukung guna menjaga kelestarian ekosistem perairan.
Kedua, membersihkan kawasan pesisir pantai melalui gotong royong agar garis pantai tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Ketiga, membersihkan lingkungan permukiman di sekitar pesisir, termasuk fasilitas umum dan saluran drainase. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus mengurangi risiko banjir dan penyebaran penyakit.
Kodam XXI/Radin Inten berharap Gerakan Radin Inten Asri menjadi awal tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, gerakan ini diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari di Lampung maupun Bengkulu.
Gerakan tersebut mengusung slogan “Bersih Lautnya, Bersih Pantainya, Sehat Kampungnya! Bersama Kita Bisa!” sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi keberlanjutan bagi generasi mendatang. (*)