
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, MF (17), meninggal dunia setelah dipulangkan pihak pondok ke rumah orang tuanya. Sebelum meninggal, MF diantar pulang lantaran sakit dan sempat dirawat di rumah sakit Bob Bazar Kalianda. Namun, tak berselang lama MF meninggal dunia.
Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, namun pihak keluarga merasa ada yang ganjil. Sebab sebelum diantar pulang oleh pihak pondok, pada Jumat 1 Maret 2024 MF diantar orang tuanya ke Ponpes dalam keadaan sehat.
Sehingga, kepulangan MF membuat pihak keluarga syok dan kaget, diantar sehat dipulangkan sakit, bahkan sampai meninggal dunia.
Selain itu, kecurigaan pihak keluarga semakin menguat ketika menyaksikan beberapa luka lebam pada tubuh MF. Pihak keluarga menduga MF mendapat kekerasan. Hal itu terlihat dari dada dan dahi korban terdapat luka seperti bekas pukulannya.
Sementara pihak pondok mengatakan korban meninggal usai mengikuti latihan silat di pondok. “Yang jelas anak ini saat dipulangkan orang tuanya ke pondok keadaan sehat. Eh, ini dapat kabar sakit lalu meninggal dunia,” ujar Hadi, salah satu pihak keluarga korban.
Atas kecurigaan tersebut, pihak keluarga berinisiatif melaporkan kasus kematian MF dan kini masih diselidiki pihak kepolisian resor setempat. (*)