
Bandar Lampung (SL)-Jumlah Pemudik yang melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mudik Lebaran atau Idul Fitri 1444 H diprediksi meningkat secara signifikan. Pihak PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola JTTS menyebut arus mudik dan arus balik 2023 mencapai sekitar 5,3 juta pemudik. Sementara jika dihitung arus mudik saja diprediksi sekitar 2,8 juta pemudik. Suatu jumlah yang cukup besar jika dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dengan meningkatnya volume kendaraan ditambah semakin panjangnya rute jalan tol Trans Sumatera, Hutama Karya sebagai pengelola telah menyiapkan strategi dan mitigasi yang matang, mengoptimalkan pelayanan, memastikan kondisi jalan, serta fasilitas di jalan tol, terutama rest area yang nyaman untuk menghadapi arus mudik dan arus balik tahun ini.
Disiapkan 21 Rest Area
Dalam konferensi Pers yang di gelar Selasa 4 April 2023 di Rest Area KM 234 Jalur A Tol Bakauheni-Pematang Panggang-Kayu Agung, Direktur III Operasi Hutama Karya, Koentjoro menyebut, pihaknya tengah melakukan serangkaian upaya persiapan untuk menyukseskan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2023.
Dia menjelaskan, telah disiapkan sekitar 21 Rest Area permanen di titik tertentu di sepanjang tol trans Sumatera. 17 area Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) A atau dilengkapi tempat pengisian bensin serta empat TIP B. Mulai dari Bakauheni sampai Kayu Agung. Kemudian 4 Rest Area sementara khusus tol Pekan Baru-Dumai.

Unit Toilet di Rest Area
Di rest area disediakan sekitar 1.150 unit toilet permanen. 50 unit toilet tambahan rest area TIP B dan toilet 100 tambahan untuk toillet TIP A. Untuk tahun lalu (2022) dikatakan kebutuhan toilet tercukupi sehingga resiko antrian cukup rendah.
Pemeliharaan dan Peningkatan Kualitas Jalan Tol
Selain itu, lanjut Koentjoro, peningkatan kualitas jalan menjelang arus mudik 2023 juga dilakukan di ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) di Km 141+400 hingga KM 325+000 yang sudah mencapai 94,6 persen.
Menurutnya, pemeliharaan jalan tersebut dilaksanakan dengan berbagai metode, mulai scraping, filling, dan overlay (SFO) hingga rekonstruksi beton rigid. Koentjoro mengatakan pemeliharaan tersebut diperkirakan rampung akhir Maret mendatang.
“Dipastikan perbaikan dan pemeliharaan ruas tol tidak akan mengganggu arus mudik Lebaran. Seluruh kegiatan perbaikan dan pemeliharaan jalan tol akan dihentikan maksimal pada 10 April 2023,” katanya.
Petugas dan Armada Pelayanan
Koentjoro menambahkan, guna kelancaran arus mudik Lebaran 2023 di JTTS, pihaknya juga telah mempersiapkan sekitar 3.132 petugas, 347 unit armada dan 52 unit mobil reader. “Kami juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tercukupi di setiap SPBU yang berada di jalan tol Trans Sumatera,” tutup Koentjoro. (Red)