
Lampung Timur (SL)-Puluhan nelayan bagan tancap Desa Muara Gadingmas, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur protes, dan mendatangi kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan dan Kelautan Labuhanmaringgai, Rabu 2 Maret 2022.
Mereka mengadukan maraknya nelayan bagan congkel yang beroperasi di wilayah zona perairan Muara Gadingmas. “Sebelumnya sudah ada pertemuan antara kedua belah pihak, tapi belum ada kesepakatan. Nah kami memergoki mereka kembali beroperasi,” kata Jamil, perwakilan nelayan bagan tancap.
Untuk itu nelayan bagan tancap berharap agar dilakukan musyawarah dengan mempertemukan kedua belah pihak untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. “Hasil musyawarah hari ini, kami selaku bagan tancap memakluminya dan menaati imbauan dari pihak berwenang,” ucapnya.
Sementara Kasatpolairud Lampung Timur AKP Yusmawardi mengatakan, para nelayan bagan congkel berasal dari Kualapenet l dan masuk wilayah perairan Muara Gadingmas untuk berteduh. “Kemarin ada pelanggaran perjanjian yang 0 sampai 4 mil, disinyalir mereka dari bagan congkel Kualapenet,” ujarnya.
Dia menyatakan, hasil musyawarah pada hari ini belum ada titik temu sehingga akan dilanjutkan pada Jumat. “Nanti kelompok nelayan congkel dan tancap akan diundang, biar keduanya tidak ada lagi kesalahpahaman,” katanya. (Red)