
Mesuji(SL)-Warga Wiralaga 1 Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji Pambres Bin Romsan di kroyok oleh 2 orang tak di kenal dan mengalami luka tusukan, Minggu 13 Februari 2022. Dari keterangan saksi yang mengetahui kejadian sekitar pukul 13.00 WIB berlangsung pengukuran tanah yang dihadiri pengadilan negeri menggala antara Hj. Siti national dan masyarakat desa wiralaga 2 yang dihadiri sekitar 13 orang pada pengukuran tersebut Pambres menjadi saksi dari Hj.Siti Nasution tentang tapal batas tanah yang di sengketa.
Saat pengukuran tanah terjadi permasalahan antara pihak Hj. Siti Nastion dan masyarakat yang bersengketa karena tidak menerima hasil pengukuran oleh pengadilan negeri Menggala usai pengukuran korban dan masyarakat kembali.
Pada hari Sabtu 12 Februari 2002 pada pukul 01.00 WIB ada beberapa orang mendatangi rumah Pambres dan mengetuk pintu, “Saat saya membuka pintu rumah pelaku langsung menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan spontan saya menangkis serangan dengan tangan dan langsung berlari keluar untuk meminta tolong,”ujar Pambers menceritakan kronologi.
Namum tidak ada satupun warga yang berani menolong dan seketika itu pula Pambres terkena tusukan beberapa kali di bagian tangan dan tubuhnya. Pelaku setelah melihat korban sudah tak berdaya langsung melarikan diri dan ketika itu warga segera membawanya ke Puskesmas terdekat di desa wiralaga.
Dari kejadian tersebut pihak keluarga sudah melaporkan ke polisi dan meminta pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku penusukan tersebut. Saat dikonfirmasi wartawan, Kasat Reskrim Polres Mesuji Iptu Fajrian mengatakan benar adanya peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka tusukan, Minggu 13 Februari 2022.
“Iya korban sekarang sedang mendapat perawatan di rumah sakit dan saat ini pelaku sedang dalam pengajaran anggota kami” ucap Iptu Fajrian. (AAN.S)