
Bandar Lampung (SL) – Truk Fuso BE-8325-OW bertabrakan dengan Truk Colt B -9921-VDA di KM 145+800 Jalur B, Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung pada Jumat, 20 Agustus 2021, pukul 04:30 WIB.
Tabrakan terjadi saat Truk Fuso dan Truk Colt Diesel melaju dari arah Palembang menuju Lampung, sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi Truk Colt Diesel kehilangan kendali sehingga menabrak kendaraan Truk Fuso di bahu jalan.
“Posisi akhir kendaraan Truk Fuso di lajur lambat, kabin kendaraan menghadap ke selatan dan Truk Colt Diesel di bahu jalan, kabin kendaraan menghadap ke selatan,” kata Branch Manager Ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung PT Hutama Karya (Persero), Yoni Satyo Wisnuwardhono.
Dalam keterangannya, Yoni menjelaskan berdasarkan hasil investigasi lapangan, kendaraan Truk Fuso dan Truk Colt Diesel melaju dari arah Palembang menuju Lampung, “Posisi akhir kendaraan Truk Fuso di lajur lambat kabin kendaraan menghadap ke selatan dan Truk Colt Diesel di bahu jalan kabin kendaraan menghadap ke selatan,” ujarnya.
Akibat kecelakaan ini, terdapat dua korban meninggal dunia dengan inisial EW (49 tahun) dan WS (19 tahun). Korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Bandar Jaya.
“Kecelakaan ini telah ditangani oleh Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya selaku pengelola Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang-Kayu Agung dengan melibatkan pihak kepolisian daerah setempat dan lalu lintas di lokasi kejadian tetap normal dikarenakan berada di bahu jalan dan tidak mengganggu lalu lintas,” ujarnya
Hutama Karya, kata Yoni, ikut berbelasungkawa atas meninggalnya korban serta meminta maaf atas ketidak nyamanan yang timbul.
Hutama Karya juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, berkendara di kecepatan maksimal 80 km/jam, mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi
Dan memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk, serta selalu setuju bahwa keselamatan adalah nomor satu.
“Selamat berkendara, Salam Setuju, Selamat Sampai Tujuan,” pesan Yoni Satyo Wisnuwardhono. (Ismadiah/red)