
Bandar Lampung (SL)-Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Lazismu Lampung, melaksanakan gerakan nasional pembagian sembako dan ketahanan pangan dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung, Selasa, (19/5/2020).
Gerakan ini secara bersama-sama serentak dilakukan oleh MCCC daerah di 15 kabupaten kota di Lampung. Pada kegiatan ini didistribusikan sebanyak 10.359 paket sembako dengan rincian Bandar Lampung 290 Paket, Pesawaran.425 Paket, Tanggamus 1.048 Paket, Kota Metro 500 paket, Lampung Tengah 796 paket, Lampung Utara 152 paket, Pesisir Barart 110 paket.
Lalu Way Kanan 100 Paket, Lampung SElatan 1958 Paket, Lamtim 2.879 Paket, Pringsewu 500 Paket, Tulang Bawang Barat 430 Paket, Mesuji 500 Paket, Tulang Bawang 100 Paket, Lampung Barat 300 Paket, PWA 1093 paket
dan MCCC Wilayah 108 paket.
Menurut ketua MCCC Lampung Dr Wirman kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Persyarikatan Muhammadiyah Provinsi Lampung untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 dan sekaligus menghadapi lebaran Hari Raya Idul Fitri. “Sasaran utama nama dari kegiatan ini adalah guru-guru honorer di sekolah-sekolah Muhammadiyah, kaum dhuafa dan masyarakat umum yang yang mengalami kesulitan ekonomi, Kata Wirman.
Di tempat terpisah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Prof. Dr. Marzuki Nur menjelaskan bahwa Muhammadiyah sejak didirikan sudah peduli terhadap penderitaan rakyat, oleh karena itu Muhammadiyah ikut prihatin dengan kejadian pandemi Corona yang dialami oleh masyarakat saat ini.
Marzuki mengajak seluruh warga persyarikatan Muhammadiyah di Provinsi Lampung untuk bersama-sama mendukung pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung dengan mengikuti aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah maupun oleh pimpinan pusat Muhammadiyah.
Untuk itu pimpinan wilayah Muhammadiyah Lampung melalui MCCC Lampung terus menggalakkan kegiatan bakti sosial (pembagian sembako, bantuan APD kesehatan, masker dan hand sanitizer) dan ketahanan pangan warga masyarakat melalui penggalangan dana dan gerakan menanam sayur dan buah di pekarangan rumah masing-masing, jelasnya.
Pandemi Corona ini diperkirakan masih akan lama lagi, oleh karena itu Marzuki berharap masyarakat benar-benar memiliki kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya penyebaran Covid-19, tutupnya. (wagiman)