
Banjarmasin (SL)-Tanggal 9 Februari merupakan tanggal bersejarah terkait dengan Hari Pers Nasional (HPN). Pada tanggal 9 Februari 1946, pers turut berjuang dalam usaha kemerdekaan RI. Hingga para insan pers ketika itu sepakat membentuk wadah yang dinamakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk bersatu berjuang mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Demikian disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari seraya menegaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional (HPN) jatuh setiap tanggal 9 Februari.
“Tanggal peringatan HPN itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor: 5 tahun 1985,” ujar Atal dihadapan Presiden Joko Widodo, Jum’at (08/02/20).
Puncak peringatan HPN tanggal 9 Februari 2020 berlangsung meriah di Gedung Mahligai Pancasila, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Bapak Presiden hadir lebih cepat, karena hari ini ada agenda kunjungan kenegaraan ke Australia. Sehingga tidak bisa hadir pada puncak peringatan HPN hari ini,” kata Atal dalam sambutannya pada puncak peringatan HPN tahun 2020.
Pada tanggal 9 Februari 1946, jelas Atal, para tokoh pers dengan latar belakang ideologi dan media, sepakat bersatu dalam wadah PWI untuk berjuang bersama mempertahkan kemerdekaan Indonesia. Kemudian pada ttanggal terbentuknya PWI itulah yang kemudian ditetapkan melalui Kepres Nomor: 5 tahun 1985 sebagai Hari Pers Nasional.
“Semangat persatuan para wartawan berjuang mempertahankan kemerdekaan itulah yang menjadikan Pers Indonesia selalu dan akan terus berupaya memberikan konstrubisi untuk kemajuan bangsa dan negara,” tegasnya. (tim)