
Cilegon (SL)-Setelah PT Dover yang dikeluhkan dan sempat diblokir masyarkat bersam anggota DPRD Kota Cilegon, karen dugaan pencemaran lingkunga. Kini warga Kecamatan Pulo Merak kembali diresahkan dengan pencemaran PT Pertamina Tanjung Sekong, yang tercemar dengan aroma bau gas menyengat.
Kecamatan Pulomerak diresahkan oleh bau gas menyengat yang diduga berasal dari kebocoran dari PT. Pertamina LPG dan Gas Product Region Terminal LPG Tanjung Sekong, di Jalan Yos Sudarso Lebak Gede, Merak, sejak Minggu (2/2/2020) siang.
Menurut warga Link, Babakan Seri, Kelurahan Taman Sari, Badiamin Sinaga warga mengeluhkan bau menyengat gas tersebut sudah mencapai jarak ke kawasan padat penduduk di Pulomerak. “Bau gas itu kami menduga ada kebocoran dari Pertamina Tanjung Sekong ini, biasanya kebocoran baunya tidak begitu jauh, Hanya dalam radius Lebak Gede saja, ini udah bau gasnya sampai ke Pasar Merak . Sejak jam 12 sampe sekarang (Pukul 16.30 WIB),” ungkap Badiamin pada wartawan.
Sebagai warga terdampak, Badia juga meminta pihak Pertamina LPG Tanjung Sekong untuk menjelaskan penyebab dan dampak bau gas menyengat tersebut kepada warga. Dan pihaknya meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Cilegon untuk segera turun tangan untuk bisa melakukan investigasi kebocoran gas dan mendeteksi dampak bagi kesehatan warga.
“Kalau memang ini tidak berdampak pada kesehatan tubuh, seharusnya ada pemberitaan dari pihak Pertamina dalam hal ini LPG Tanjung Sekong. Saya minta kepada Dinas LH Kota Cilegon harus cari tahu, ini kebocoran atau seperti apa?,” ujarnya, tegas.
“Dinas LH harus serius karena dampak kesehatan jika mengirup gas seperti sesak nafas, kepala berat dan pusing, kerusakan saraf tubuh termasuk jaringan otak, kerusakan jaringan paru dan lainnya,” imbuhnya.
Bahkan keluhan dan ungkapan kekesalan warga juga disampaikan warga Pulomerak ke Medsos. Seperti yang ditulis oleh akun @Irgi Gunawannew sekitar pukul 16.00 WIB. “Kebocoran gas imbas/baunya sampe ke Merak,brengsek dong depo pertamina lebak gede,” tegas Badiamin.
Pegawainya mah gak apa-apa yang orang sini, kalau pun ada bisa d hitung dengan jari, itu lantaran orang jero (dalam),” tulisnya. Namun hingga sore berita ini diturunkan, pihak manajemen Depo Gas Pertamina Tanjung Sekong, Merak belum bisa dikonfirmasi. (suryadi)