
Lebak (SL)-Tim media siber sinarlampung.com biro Banten bersama RM.Buyung, Persatuan Pelaut Indonesia serta PWI Lebak menyambangi Desa Calung Bungur Sajira Lebak untuk memberikan bantuan obat-obatan, makanan, beras dan pakaian.

Keadaan Desa Calung Bungur Sajira Lebak terlihat porak-poranda akibat bencana banjir bandang beberapa hari lalu. Mengingat masih minimnya bantuan di Desa Calung Bungur, meski masih dalam keadaan hujan deras, tak menghalangi tim media siber sinarlampung.com bersama PWI Kabupaten Lebak serta rombongan untuk tetap masuk ke Desa Calung Bungur.
“Kami sengaja masuk ke daerah-daerah yang masih minim bantuan, karena disinilah tugas media untuk membantu masyarakat dan pemerintah setempat. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada tim PWI Kabupaten Lebak yang telah memandu kami ke daerah-daerah yang masih minim bantuannya,” ujar kepala biro media siber sinarlampung.com Propinsi Banten, Suryadi. Menurutnya, pemerintah memang sudah banyak menurunkan tim-timnya, namun dalam keadaan tersebut siapa saja yang ikhlas dan siap harus segera turun membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.
Ketua PWI Kabupaten Lebak, Fahdi Khalid mengatakan bahwa informasi yang mengatakan bahwa Desa Calung Bungur butuh bantuan diperoleh dari salah satu pengurus PWI Lebak.
“Mungkin minimnya bantuan disebabkan terputusnya jalan ke arah desa tersebut, baru beberapa hari ini bisa masuk dan akses ke lokasi mulai terbuka. Allhamdulilah saya dan tim relawan bisa sampai ke Desa Calung Bungur Sajira,” kata Fahdi.
Menurut keterangan Sudrajat yang merupakan salah satu warga sekitar menjelaskan bahwa kejadian begitu cepat. Ia menceritakan bagaimana air sungai karian meluap hingga setinggi 5 meter dan menghancurkan beberapa rumah warga yang dekat dengan sungai karian.
“Terima kasih atas bantuan in. Memang baru beberapa hari ini bantuan berdatangan, tadinya bantuan hanya sampai di depan sehingga kami harus mengambil ke depan pak,”tuturnya seraya membersihkan lumpur yang berada di rumahnya.
Berdasarkan pantauan sinarlampung.com, Desa Calung Bungur Sajira tepat berada di pinggiran aluran sungai Waduk Karian. Terlihat jembatan terputus dan beberapa rumah warga sudah tertutup lumpur hingga ke atap akibat semburan pasir dan lumpur yang disebabkan banjir bandang beberapa hari lalu. Rumah-rumah penduduk sekitar terlihat masih di penuhi lumpur bercampur pasir dan air yang menggenangi masih setinggi 3 cm. (Binsar Gultom)