
Bukittinggi (SL)-Sejumlah perubahan wajah Kota Bukittinggi yang telah ‘disulap’ pemerintah kota, ternyata berhasil menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengisi liburan akhir tahun. Alhasil, sejak masa libur sekolah dimulai hingga saat ini, tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Bukittinggi terus meningkat.

Hal ini dibuktikan dengan sejumlah objek wisata dan pusat-pusat pusat perbelanjaan di Kota Bukittinggi terus dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Sumbar, termasuk pengunjung yang datang dari Pekanbaru, Jambi dan Medan. Bukti lain, arus lalu lintas menuju pusat kota juga mengalami peningkatan, karena banyak kendaraan dari luar daerah yang terus berdatangan ke Bukittinggi.
Dari sejumlah objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, Jam Gadang Bukittinggi masih menjadi tujuan destinasi wisata favorit bagi pengunjung. Icon yang menjadi kebanggaan Bukittinggi ini, tidak henti-hentinya dipadati pengunjung dari pagi hingga malam hari.
Selain Jam Gadang, Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) dan Taman Panorama Lobang Jepang, juga menjadi pilihan bagi pengunjung untuk mengisi libur panjang akhir tahun di Kota kelahiran Bung Hatta ini. Latifa, salah seorang wisatawan dari Sumatra Utara, mengaku sangat menikmati indahnya koya Bukittinggi. Udaranya yang sejuk juga selalu menjadi sesuatu yang dinantikan saat berwisata ke Bukittinggi.
“Kalau libur itu memang serunya ke Bukittinggi. Apalagi beberapa tahun terakhir, saya selalu ikuti perkembangan kota melalui medsos. Banyak perkembangan semakin bikin kita penasaran untuk mengunjungi kota ini. Ngga’ bosan lah kalau ke Bukittinggi ini. Selalu ngangenin,” ungkapnya
Meningkatnya tingkat kunjungan ke Bukittinggi, juga berdampak terhadap tingkat hunian Hotel. Dimana sebagian besar kamar hotel penuh oleh pengujung. “Alhamdulilah semenjak sepekan terakhir, tingkat hunian hotel meningkat 60 parsen dari hari biasa. Diprediksi tingkat hunian hotel akan terus meningkat hingga pergantian tahun,” ujar GM Hotel Pusako, Annuzul.
Terpisah, Walikota Bukitinggi, Ramlan Nurmatias mengatakan, mengapresiasi pilihan para wisatawan untuk datang ke kota Bukittinggi. Karena memang apa yang telah dikerjakan pemerintah, tujuannya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bukittinggi. Apapun memang diupayakan semenarik mungkin, sebagai penduking sapta pesona bagi kota Bukittinggi ini.
“Efek dominonya, tentu banyak pengunjung, banyak pula yang berbelanja. Hunian hotel meningkat. Kuliner kita diserbu pengunjung, tentu ini akan berdampak pada peningkatan perekonomian warga, sehingga geliat perekonomian warga meningkat. Untuk itu mari kita berikan pelayanan yang terbaik, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan bagi tamu yang datang untuk berlibur ke kota yang kita cintai ini,” ujar Ramlan.
Terkait dengan pergantian tahun, Ramlan mengajak dan menghimbau kepada seluruh warga kota dan pengunjung, untuk tidak merayakan pergantian tahun tersebut. Ia juga menegaskan, bahwa Pemko Bukittinggi tidak ada menyelenggarakan kegiatan untuk menyambut tahun baru tersebut. Namun demikian, pihaknya bersama unsur Forkopimda akan tetap memantau kegiatan masyarakat termasuk pengunjung pada saat pergantian tahun.
“Kita tidak ingin ada warga maupun pengunjung yang memanfaatkan momen tahun baru dengan kegiatan-kegiatan yang negatif, serta perbuatan-perbuatan yang melanggar norma adat dan agama. Lebih baik pergantian tahun diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, serta meramaikan masjid dan mushalla,” himbaunya. (Zulkarnain)