
Bandar Lampung (SL)-Puluhan murid kelas, 10,11,12 SMAN 12 Bandar Lampung terkatung-katung lantaran bus tour travel tujuan Jogjakarta-Bali selama 9 hari yang digunakan pihak sekolah tak kunjung datang sesuai waktu yang sudah ditentukan pukul 13.00 WIB, Minggu (8/12/2019) sore. Dari pantauan wartawan ditempat penjemputan bus yang direncanakan sesuai rundown pihak sekolah akhirnya berantakan.
Walhasil wali murid yang tak tahan menunggu ketidakjelasan keberangkatan ini akhirnya memilih untuk kembali kerumah. Salah satu wali murid yang enggan namanya mengatakan diduga terkatung-katungnya seluruh siswa dan walimurid menunggu bus yang tak pasti ini disebabkan misskomunikasi antara panitia dengan pihak tour travel.
“Pasti ada sesuatu yang terjadi. Sampai-sampai banyak orang yang dirugikan. Alasannya tadi dia bilang bus nya lagi dimana itu, padahal jadwal berangkatnya siang, sampe yang nganter pada pulang,” katanya.
Ditempat yang sama sumber kedua menyayangkan, hal yang seharusnya tidak terjadi akhirnya dirasakan langsung oleh seluruh siswa dan walimurid. Apalagi menurutnya, persiapan untuk pergi keluar kota tentunya sudah disiapkan jauh-jauh hari dengan tujuan Jogjakarta-Bali selama 9 hari. “Kasian lihat siswa siswi yang semula semangat untuk pergi ke Jogja-Bali, kini mereka keliatan lelah lama menunggu yang belum pasti,” tuturnya.
Pukul 18.25 WIB sore, seluruh murid yang terkatung-katung dilokasi penjemputan akhirnya berubah lokasi penjemputan depan lapangan Golf Sukarame. (Red)