
Banten (SL)-Dana publikasi media bernilai miliran rupiah hanya di nikmati segelintir orang dan kelompok tertentu saja. Hal ini terlihat dengan adanya publikasi yang di keluarkan beberapa media. Ironisnya anggaran besar itu dikendalikan orang-orang dekat dengan para petinggi Pemprov Banten.
Contohnya saja anggaran publikasi yang ada di kominfo dan sekretariat pemprov Banten. Anggaran publikasi media cetak maupun online diduga sudah menyebar tanpa tahu OPD mana yang mempublikasikan, sebab dalam publikasi berbentuk advertorial tersebut hanya mempomosikan gubernur Banten saja. Yang lebih parahnya lagi publikasi media cetak atau online sama sekali tidak terlihat di sekretariat DPRD Provinsi Banten.
Ada kesan Sekretariat DPRD Propvinsi Banten tidak ada kegiatan untuk di publikasikan. Padahal kalau dilihat dan di pantau di lapangan sektetariat pemprov Banten sangat perlu dan banyak kegiatan yang harus dipublikasikan agar masyarakat di propinsi Banten mengetahui apa saja yamg di kerjakan para wakilnya di DPRD Propinsi Banten.
Namun publikasinya tak satupun terlihat, akan tetapi seperti publikasi siluman, sementara anggaran publikasi media di sektetariat Pemprov Banten untuk media cetak di tahun anggaran 2019 senilai Rp2.4 Miliar dan media online ratusan juta. Begitu juga dengan anggaran publikasi dikominfo Provinsi Banten miliaran totalnya.
Berdasarkan data yang di lihat di layanan lelang iklan di LPSE Banten bahwa Iklan adv display media cetak berkala senilai Rp.528.500.000, Advertorial di media cetak harian lokal/iklan display/lipsus di media harian lokal/adv iklan/lipsus di majalah senilai Rp.820.000.000,
Belanja iklan /advertorial/space khusus di media cetak berkala 1/4 halaman senilai Rp.386.000.000,Belanja iklan /advertorial/space khusus di media cetak berkala 1 halaman senilai Rp4.6 miliar, Belanja iklan /advertorial/space khusus di media cetak berkala 1/2 halaman senilai Rp2.6 miliar, Belanja iklan /advertorial/space khusus di media cetak berkala 1/ 4 halaman senilai Rp 756.1 juta. (suryadi)