
Lampung Utara (SL)-Industri kreatif menjadi salah satu upaya wirausaha guna membuka peluang usaha baru. Dengan meningkatkan eksistensi ekonomi kreatif yang memanfaatkan ketersediaan bahan baku bersumber dari potensi alam dan memadukan eksplorasi kreatifitas tanpa batas dari sumber daya manusia akan memberikan efek positif pada laju pertumbuhan ekonomi di tingkatan usaha mikro.
Terkait hal tersebut, awak media ini mengunjungi salah seorang pengrajin hiasan rumah tangga berbahan baku fosil kayu yang berada di Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara.
Setiba di kedaiaman Penjol, (46), Sabtu, (9/11/2019), tampak beberapa bahan hiasan sedang dalam proses pembersihan. Dirinya mengatakan, bahan baku yang dikumpulkan itu didapatnya dari lokasi aliran sungai yang sedang mengering.
“Kayu-kayu yang akan dijadikan seni hiasan rumah tangga itu saya dapatkan dari dalam aliran sungai yang saat ini sedang dalam kondisi kering pasca kemarau. Bahan baku alam ini sudah terendam sejak puluhan tahun yang lalu. Sejak ditemukan di aliran sungai memang bahannya sudah tampak artistik dan alami,” kata Penjol saat diwawancarai, Sabtu, (9/11/2019), di kediamannya.
Menurut keterangan Penjol, kayu-kayu yang kelak disulapnya menjadi hiasan bercita-rasa seni tinggi itu memiliki nilai jual yang sangat ekonomis. Dikatakan lebih lanjut, karya seni yang dibuatnya itu akan ditampilkannya dalam ajang Sawojajar Expo 2020 saat pelaksanaan HUT ke-17 tahun Desa Sawojajar.
Sementara itu, Kepala Desa Sawojajar, Mulyanto, mengatakan, desa yang dipimpinnya itu memiliki banyak industri rumahan. “Warga Desa Sawojajar banyak yang berprofesi sebagai pengrajin industri rumahan, mulai dari kerajinan seni rumah tangga, kuliner, maupun produk-poduk dalam bidang otomotif dan teknologi terapan,” papar Mulyanto, saat mendampingi awak media sinarlampung.com mengunjungi pengrajin seni hiasan rumah tangga, Sabtu, (9/11/2019).
Dijelaskannya, langkah pembinaan terhadap para pengrajin dan industri rumahan terus dilakukan pihaknya secara berkelanjutan. “Beragam unit usaha rumahan di Desa Sawojajar terus kami bina dan dilakukan pendampingan secara berkala. Kelak, beberapa unit usaha berskala kecil ini akan kami rangkul menjadi binaan BUMDesa,” tuturnya. (ardi)