
Bandar Lampung (SL)-Himpunan Nelayan Seluruh Indonesi (HNSI) Provinsi Lampung akan segera gelar Musyawarah Daerah (Musda) VII bertajuk ” Menuju Nelyaan Krearif, Inovatif dan Modern”. Kepala Biro Umum HNSI lampung Heru Setiawan mengatakan, tahapan persiapan gelaran Musda sudah mencapai 68%. “Sampai saat ini, kami secara kolektif, bersama sama mempersiapkan segala sesuatunya ” ujarnya.
Dia juga menambahkan, sebelum adanya gelaran musda, kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HNSI akan melangsungkan gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) dibeberapa 7 Kabupaten/Kota. Diantaranya Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Way Kanan, Lampung Selatan, Pesisir Barat, Tulang Bawang Barat dan Pesawaran. “Itu semua merupakan tahapan awal guna suksesi musda HNSI VII yang akan kita gelar dibulan oktober mendatang ” Ucapnya.
Plt Ketua DPD HNSI Provinsi Lampung menjelaskan, rangkaian musda akan dikaksanakan diHotel Emersia Bandar Lampung (14/10) mendarang.
Ia menegaskan, diperhelatan musda kali ini, HNSI Lampung menegaskan perlu sinergi dan peran serta pemerintah daerah dalam meyelaraskan program menuju nelayan berjaya sebagai visi Gubernur Lampung baru. “Dengan adanya sinergisitas dengan semua lini, tidak ada hal yg tidak mungkin menuju nelayan berjaya sesuai harapan pemerintah saat ini”. Katanya.
“Dan tentu tidaklah mudah utk meyelaraskan semuanya, maka kami DPD HNSI Lampung, dengan adanya gelaran musda kedepan, sangat mengharapkan dorongan dari semua lining sektor,” Imbuhnya.
Bayu Witara mengaskan, HNSI merupakan salah satu organisasi profesi berbasis nelayan, tentunya sebagai steakholder adalah Dinas Kelautan san Perikanan (DKP) yang sudah sepatutnya dapat menyamakan persepsi dalam membangun marwah masyarakat nelayan lampung untuk menggenjot pengahasilan dibidang perikanan.
“Kami solid, kedepan banyak hal yang dapat kita lakukan untuk masyarakat nelayan secara keselurugan, baik dari segi lingkungan dan sosial masyarakat lainya,” Ujarnya. (red/rls)