
Lampung Utara (SL)-Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga Desa Pakuonagung, Kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara, di areal perkebunan karet, Kamis kemarin, (11/7/2019). Saat ditemukan, kondisi bayi yang baru dilahirkan dengan tali pusar masih melekat di tubuhny, bayi orok tergolek lemah di atas sebuah selimut berwarna biru dengan corak kembang-kembang.
Diduga, bayi malang tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya. Menurut penjelasan Kepala Desa Pakuonagung, Rais, dirinya mengetahui adanya penemuan bayi yang baru dilahirkan itu dari seorang warganya. Dikatakannya, bayi laki-laki itu ditemukan di kebun karet milik warga, tepatnya di belakang kediaman Ibrahim, salah seorang warga Dusun I, desa setempat.
“Mendapat informasi itu saya langsung ke lokasi. Sesampai di sana, ternyata bayi tersebut sudah dibawa istri Ibrahim ke rumahnya untuk diberikan pertolongan dan selanjutnya diserahkan kepada bidan desa,” jelas Rais, Jum’at, (12/7/2019).
Diceritakan lebih lanjut, kali pertama bayi itu ditemukan oleh warganya bernama Riswan. Saat itu, Riswan hendak mencetak karet di dalam bak, tidak jauh dari lokasi penemuan bayi.
“Awalnya, dia (Riswan, red) mendengar suara tangisan bayi. Kemudian, dia berinisiatif mencari sumber tangisan tersebut. Dan ternyata benar, ada sesosok bayi yang baru lahir ditinggalkan di kebun karet dengan di balut selimut berwarna biru. Bayi tersebut langsung diangkat istri Ibrahim bersama dengan Riswan untuk dibawa menuju rumah Ibrahim guna diberikan pertolongan,” jelas Rais.
Hingga berita ini dirilis, Kapolsek Sungkai Selatan, Kompol. Yaya Karyadi, belum dapat dimintai keterangan terkait kebenaran peristiwa tersebut. Meski telah dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan whatApps, namun tidak berbalas. (ardi)