
Lampung Barat (SL)-Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Festival Sekala Bekhak (FSB) yang dinilai semakin tahun antusiasme masyarakat semakin menurun. Demikian dikatakan Parosil saat diwawancara usai membuka secara resmi event tahunan yang diselenggaran di Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balikbukit, Sabtu malam ( 6/07/2019).
Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 6 – 11 Juli akan memunculkan beberapa rangkaian festival , seperti festival budaya, butabuh gamolan pekhing, tari kreasi, hadra, orkes, adat sai batin paksi pak, lomba menyaikan lagu pop dan karnaval budaya.
Parosil mengatakan, prihal persoalan turunnya antusiasme masyarakat dalam menghadiri event tahunan tersebut bisa dkarenakan beberapa hal, diantaranya kurangnya promosi. Hal itu bisa menjadi salah satu penyebab kurangnya antusiasme masyarakat, dilihat dari kurangnya kehadiran penonton pada grand opening FSB ke-VI .
“Pemerintah daerah sudah melaksanakan FSB dengan cukup baik. Sudah jadi tugas pemerintah daerah juga unuk melakukan evaluasi apa saja yang menjadi penyebab turunnya antusiasme masyarakat. Apakah karena acaranya terlalu malam atau karena memang kurangnya promosi dari OPD terkait,” ungkap Pakcik–sapaan Parosil Mabsus.
Selain itu, lanjutnya , yang perlu evaluasi juga adalah mengingat Lambar terdiri dari banyak suku, sehingga kedepan ia berharap tidak hanya budaya Lampung saja yang ditampilkan melainkan seluruh budaya yang ada di Lambar.
“Pada event ini harus menampilkan juga budaya suku lain selain Lampung. Selain itu perlu ada acara pendukung seperti stand-stand dan bazar, karena banyak masyarakat yang datang selain menonton pentas seni yang ditampilkan, juga untuk menonton pasar malam atau stand,” jelasnya. (Indrawan)