
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Rekapitulasi penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjadi sorotan sejumlah aparatur Pemerintah Tiyuh. Pasalnya, hingga 10 Agustus 2026, sejumlah Pemerintah Tiyuh mengaku belum menerima kejelasan terkait realisasi penyaluran dana tersebut.
Informasi mengenai rekapitulasi penyaluran ADD tersebut sebelumnya disampaikan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD/BPKAD) Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui surat pemberitahuan tertanggal 6 Agustus 2026 yang ditujukan kepada para camat se-Kabupaten Tubaba untuk diteruskan kepada seluruh Pemerintah Tiyuh.
Dalam surat tersebut tercantum rekapitulasi penyaluran Alokasi Dana Desa oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah untuk periode Januari hingga Agustus 2026, dengan data per 10 Agustus 2026.
Namun, di tingkat Pemerintah Tiyuh, muncul pertanyaan mengenai kepastian realisasi penyaluran dana tersebut. Salah satu aparatur Tiyuh yang enggan disebut namanya mengatakan, pihaknya bersama sejumlah perwakilan Pemerintah Tiyuh berencana mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten Tubaba untuk meminta penjelasan langsung kepada pihak terkait.
“Besok kami perwakilan Pemerintah Tiyuh se-Kecamatan Tulang Bawang Tengah akan ke kantor Pemda untuk menanyakan kepastian rekapitulasi itu, karena sampai hari ini masih belum ada tanda-tanda uang masuk,” uujarnya selasa (11/8/2026)
Menurutnya, kedatangan tersebut dilakukan untuk memperoleh kepastian dan penjelasan terkait kondisi penyaluran ADD, sehingga Pemerintah Tiyuh dapat mengetahui secara jelas status dana yang menjadi hak mereka.
Ia menegaskan, apabila pertemuan tersebut belum memberikan kejelasan, tidak menutup kemungkinan aparatur Pemerintah Tiyuh se-Kabupaten Tulang Bawang Barat akan mendatangi kantor Pemkab secara bersama-sama.
“Kalaupun besok masih belum ada kejelasan, maka seluruh aparatur Tiyuh se-Tubaba akan gruduk Pemkab,” tegasnya.
Aparatur Tiyuh berharap persoalan tersebut dapat segera mendapatkan penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, khususnya instansi yang menangani keuangan daerah. Kejelasan tersebut dinilai penting agar Pemerintah Tiyuh dapat memastikan status penyaluran ADD sekaligus menjalankan roda pemerintahan dan program pelayanan kepada masyarakat.
Hingga berita ini disusun, pihak Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan BPKAD masih diharapkan memberikan penjelasan resmi mengenai status penyaluran ADD Tahun Anggaran 2026 serta penyebab belum diterimanya dana tersebut oleh sejumlah Pemerintah Tiyuh. (Sudirman)