
Bandar Lampung (SL)-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menghadiri acara ulang tahun ke-15 Pondok Pesantren Salafiyyah Tahfidzul Qur’an Madarijul ‘ulum, Telukbetung Barat, Bandar Lampung, Sabtu (6/7/2019) malam.
Dalam kesempatan itu, Chusnunia Chalim menyampaikan akan merangkul pesantren di Provinsi Lampung dalam mewujudkan Provinsi Lampung Berjaya.
“Pak Arinal bersama saya membawa visi Provinsi Lampung Berjaya, namun hal itu tak akan berjaya kalau dunia pesantren tidak berjaya. Untuk itu, pak Gubernur Arinal dan saya sangat konsen dalam memberikan perhatian dan memajukan pesantren di Lampung,” ujar Chusnunia.
Pada kesempatan itu, Chusnunia menyampaikan bahwa pesantren merupakan benteng terakhir NKRI, benteng terakhirnya Indonesia. Dan pendidikan di Indonesia tidak akan sempurna tanpa adanya pendidikan di pesantren. Hal itu dikarenakan jauh sebelum ada sistem pendidikan negeri, pesantren lebih dahulu hadir untuk menyelenggarakan pendidikan umat.
” Oleh karenanya, sudah selayaknya kalau pesantren mendapatkan perhatian lebih, baik dari kebijakan peraturan maupun kebijakan penganggaran,” jelas Chusnunia.
Terkait pesantren, Chusnunia menjelaskan bahwa Gubernur sangat peduli dengan kegiatan yang ada di pesantren, baik kyai, santri, maupun kegiatan lainnya di pesantren.
“Pak Gubernur Arinal juga sangat peduli dan terus memperhatikan pesantren di Lampung,” jelasnya.
Chusnunia berharap kegiatan ini dapat memberikan keberkahan bagi Provinsi Lampung, terutama kemudahan dalam mewujudkan Provinsi Lampung Berjaya.
“Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini dapat membawa keberkahan bagi Provinsi Lampung, dan pesantren di Provinsi Lampung,” harap Chusnunia.
Pada keempatan itu Chusnunia juga memohon doa agar dapat terus menjaga nama baik pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU).
“Semoga saya dapat membawa nama baik NU, dan mampu mengibarkan panji-panji ahlussunnah wal jamaah,” harapnya. (Rls)