
Bogor (SL)-Viral di Medsos seorang perempuan, bernama Suzethe Margaret, Taman Permata Cibinong 2 Blok E1 nomor 18-19 Rt 08/09 kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, masuk Masjid tanpa lepas alas kaki, dan melepaskan Anjing, dalam Masjid Asjid Al Munawaroh Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Minggu (30/6) sekitar pkl 14.00 wib.
Melihat hal tersebut oleh keamanan Masjid, Ishak yang bersangkutan ditegur dan ingatkan agar tidak masuk ke dalam masjid dengan memakai sepatu dan membawa anjing. Namun perempuan tersebut menjawab bahwa dia akan masuk ke dalam Masjid untuk mencari suaminya yang akan nikah di Masjid Al Munawaroh, setelah di cross chek ternyata Suaminya ada dirumah.
SM menuduh warga di dalam masjid menyembunyikan suaminya yang menurutnya tengah melangsungkan pernikahan. Padahal pada saat itu tidak ada pernikahan yang berlangsung di masjid Al Munawaroh. Selanjutnya dicegah dan dihalangi, namun melakukan perlawanan dan saat ditanya agama apa masuk ke Masjid dengan membawa Anjing dan memakai sepatu, perempuan itu menjawab agama Katholik.
Aparat Polsek dan Polres Bogor langsung ke lokasi dan mengamankan pelaku, termasuk suaminya. Terkait dengan insiden ini, sejumlah organisasi muslim sudah angkat bicara. Mereka meminta masyarakat tidak terpancing oleh provokasi yang muncul dari peristiwa tersebut.
Polisi Sebut Pelaku Punya Riwayat Gila
SM, perempuan yang membawa anjing masuk ke dalam masjid Al Munawaroh diamankan polisi dan sedang menjalani proses kejiwaan. Polisi menyatakan SM memiliki riwayat sakit jiwa. “Jenis sakit jiwa stadium berapa nanti dokter ahli yang sampaikan. Tapi memang sudah ada riwayat. Tapi nanti dirawat dulu gimana. Sembuh apa enggak nanti akan disampaikan ahlinya,” ujar Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (1/7/2019).
Dedi mengatakan setelah selesai pemeriksaan, dokter atau pihak rumah sakit akan menyampaikan secara detail mengenai persoalan kejiwaan si SM. “Saat ini terhadap SM sedang dilakukan pemeriksaan dan orientasi oleh pihak Rumah Sakit Kramat Jati, Polri. Nanti dari hasil pemeriksaan akan disampaikan ke media bahwa yang bersangkutan mengalami depresi jenisnya apa, kan ada jenisnya apa,” tutur Dedi.
“Dan yang bersangkutan juga memiliki riwayat pernah dirawat di rumah sakit jiwa tahun berapa nanti disampaikan semuanya secara lengkap, termasuk proses penanganan kasus ini,” sambung Dedi.
MUI Waspadai Provokasi
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi gerak cepat polisi mengamankan perempuan berinisial SM (52) yang membawa anjing ke Masjid Al Munawaroh, Sentul, Bogor. MUI juga meminta polisi segera mengungkap motif SM.
“MUI mengapresiasi pihak kepolisian yang bergerak cepat mengamankan wanita yang masuk ke dalam masjid sambil membawa anjing yang videonya viral di berbagai medsos. MUI meminta kepada kepolisian untuk mendalami perkara tersebut sehingga diketahui motif pelakunya,” kata Waketum MUI Zainut Tauhid Sa’adi dalam keterangannya, Senin (1/7/2019).
Zainut mengajak umat Islam untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan informasi yang menghasut dan bernuansa SARA. Dia meminta umat Islam tidak terpecah belah. “MUI meminta kepada semua pihak untuk tetap waspada terhadap pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kasus ini untuk mengadu domba antarelemen masyarakat khususnya antarumat beragama,” ujar dia. “Menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada pihak yang berwenang untuk mengambil tindakan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,” sambungnya. (net/red)