
Batam, sinarlampung.co – Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperluas dan meratakan akses layanan pendidikan membuahkan hasil manis di tingkat regional. Lampung resmi dinobatkan sebagai Terbaik II Tingkat Provinsi untuk kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera.
Atas capaian prestasi tersebut, Pemprov Lampung juga memboyong dana apresiasi sebesar Rp1,5 miliar. Penghargaan diserahkan langsung kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam acara puncak yang berlangsung di Batam, Kepulauan Riau, Rabu 12 Agustus 2026 .
Penilaian dalam kategori ini didasarkan pada sejumlah indikator krusial pembangunan pendidikan, meliputi: Pemerataan sebaran tenaga pendidik (guru). Kelayakan dan ketersediaan sarana-prasarana pendidikan. Tingkat capaian literasi dan numerasi siswa. Tingkat partisipasi masyarakat dalam pemenuhan pendidikan. dan terobosan inovasi daerah yang adaptif dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Menanggapi capaian ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., menegaskan bahwa penghargaan skala regional ini merupakan buah dari kerja keras kolaboratif seluruh pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pendidikan, pemerintah daerah, tenaga pendidik, satuan pendidikan, peserta didik, orang tua, serta masyarakat,” ujar Thomas saat memberikan keterangan, Kamis (13/8/2026).
Thomas mengingatkan agar jajarannya tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, penghargaan dan insentif dana sebesar Rp1,5 miliar tersebut harus dijadikan modal serta dorongan untuk membenahi ketimpangan pendidikan di Lampung yang belum sepenuhnya tuntas.
“Yang paling penting adalah bagaimana capaian ini dapat terus kita pertahankan dan tingkatkan. Pemerataan akses pendidikan, kualitas pembelajaran, ketersediaan sarana dan prasarana, pemerataan guru, serta peningkatan literasi dan numerasi harus terus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Ia pun memastikan bahwa Pemprov Lampung melalui Disdikbud berkomitmen memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sektor pendidikan agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah. (Red)