
Bandar Lampung (SL)-Sambut pemilihan Rektor, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Lampung atau BEM U KBM Unila menggelar aksi kreatif di depan Gedung Rektorat Universitas Lampung, Jum’at, 28 Juni 2019.

Aksi kreatif yang dilakukan dari pukul 08.30 pagi ini bertujuan untuk menginformasikan kepada civitas akademika Universitas Lampung bahwa masa jabatan rektor periode 2015-2019 akan segera berakhir sekaligus sebagai bentuk penyambutan menjelang pemilihan rektor Universitas Lampung periode 2019-2023 yang akan menggantikan Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P pada Juli mendatang.
Aksi kreatif yang diinisiasi oleh BEM U KBM Unila ini diwarnai dengan penggunaan topeng wajah rektor Universitas lampung dengan membawa alat peraga berupa piala sebagai bentuk evaluasi kinerja rektor dan mempertanyakan prestasi-prestasi yang digoreskan selama masa jabatannya.
Selain itu, massa aksi juga melakukan freeze mob dan menggunakan dresscode berwarna hitam untuk menyampaikan pesan bahwa proses suksesi kepemimpinan rektor Universitas Lampung masih menjadi misteri dan tidak transparan. Hal tersebut perlu adanya evaluasi bersama bahwa pemilihan rektor seharusnya terbuka dan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga mampu mewujudkan demokrasi yang ada di kampus.
“BEM U KBM Unila siap mengawal dari awal hingga terpilih dan akan terus mengawal pelaksaanaan program pada pemilihan rektor tahun ini, agar tidak membeli rektor dalam karung.” Tegas Fajar Agung Pangestu selaku Presiden Mahasiswa BEM U KBM Unila sekaligus mengakhiri aksi kreatif yang dilakukan selama satu jam tersebut. (rls/red)