
KALIANDA (SL)-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Selatan masa khidmat 2019-2024 resmi dilantik, Kamis (27/6/2019) di Kantor PCNU Lamsel, Kelurahan Way Lubuk, Kalianda.
Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor : 343/A.II.04.d/04/2019 menetapkan Nur Mahfudz sebagai Ketua Tanfidziyah, dan menjadikannya kembali memimpin PCNU Lamsel 5 tahun kedepan. 54 orang lainnya yang turut dilantik sebagai pengurus NU Lamsel yakni 5 orang Mustasyar, 23 orang Syuriyah, 20 orang Tanfidziyah, dan 6 orang Bendahara.
Acara pelantikan dihadiri Wagub Lampung Chusnunia Chalim, serta Staf Ahli Bupati Lamsel Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan Syahlani.
Dalam kesempatan itu, Chusnunia Chalim yang akrab disapa Nunik ini, mengajak keluarga besar NU bersinergi dengan pemerintah untuk bersama-sama mengawal pembangunan di Provinsi Lampung.
“Sebagai kader NU, saya harus bermanfaat untuk kepentingan perjuangan kita. Mari kita bergandeng tangan untuk mmembangun Provinsi Lampung,” ujar Nunik.
Nunik juga mengakui bahwa dirinya merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari NU. Menurutnya, menjadi keluarga besar NU, membawa berkah tersendiri bagi pribadi maupun keluarganya.
“Saya lahir dan besar dari keluarga NU. Tanpa dukungan warga NU, saya tidak dapat berdiri seperti sekarang kalau bukan dari perjuangan kita bersama-sama,” katanya.
Sementara dalam sambutannya, Sahlani menyampaikan sumbangsih NU terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, baik secara personal maupun oganisasi sangat dirasakan manfaatnya terhadap masyarakat Lamsel. Namun tentunya kita senantiasa mengharapkan peningkatan peran NU dalam berbagai aspek dan dapat lebih peka lagi terhadap persoalan-persoalan di masyarakat kita.
Ditambahkan Sahlani, bahwa pemerintah akan terus bersinergi dengan para ulama untuk bisa meningkatkan pembangunan. Mengingat persamaan umaro dan ulama merupakan satu pilar penting untuk menghadapi kemajuan yang berlandaskan ajaran agama Islam.
“Sudah menjadi hal wajib, pemerintah dalam hal ini, umaro dan ulama bisa meningkatkan pembangunan di segala bidang. Ulama dan umaro adalah satu pilar penting untuk menggapai kemajuan dengan tetap berlandaskan ajaran Islam, itu yang kita harapkan,” tuturnya. (kmf)