
Bandar Lampung (SL)-Lagi, driver ojek Online kembali jadi korban aksi kejahatan. Driver ojek online bernama Aditama hampir menjadi korban begal di pusat keramaian, Jalan Gatot Subroto, Garuntang, pada Jumat (31/5/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.
Sebelumnya Didi Suherman (31), warga Rusunawa Kuala, Ketapang, Panjang, kehilangan motor operasionalnya jenis vixion. Informasi dilokasi kejadian, menyebutkan Aditama dipepet dua orang mengendarai motor Yamaha Vixion merah. Dua pelaku itu menggunakan senjata tajam, namun korban berhasil lolos, pisau hanya merobek jok motornya.
BACA : Marak Pencurian Mobil Pick up di Kota Bandar Lampung
BACA : Sepekan Dua Mobil Pickup Raib di Bandar Lampung, Polisi Himbau Warga Lebih Waspada
BACA: Komplek Pemda Lampung Timur Rawan Pencurian
Melauli voice massage WhatsApp, korban memaparkan ciri-ciri pelaku dua orang, yang dibonceng membawa senjata tajam dengan ciri-ciri jaket hijau, helm putih dan sempat hendak melukai korban. Pengemudi motor tersebut menggunakan jaket hitam, dan helm hitam. “Pelaku melarikan diri ke arah Garuntang Novotel, kalau ada info jegat aja bang,” kata Aditama melalui voice message yang tersebar, Jumat (31/5/2019).
Ketua Gaspool Lampung Miftahul Huda membenarkan Informasi tersebut. “Korbannya, anak Shelter Koin, kebetulan gabung di group URC Lampung kami. Dari Info ini bener masuk ke kawan Gaspol Lampong dan kami bantu sebarkan ciri-ciri agar anggota kita waspada,” katanya.
Miftahul berharap agar aparat benar-benar melakukan patroli dan pencegahan, agar para mitra gojek tidak menjadi korban kriminalitas. “Ini harusnya aparat kepolisian bisa antisipasi trend meningkatnya kriminalitas menjelang lebaran. Dengan patroli dan lainnya. Biar kami juga merasa aman dan nyaman dijalanan mencari rezeki,” katanya.
Saat ini, para driver ojek Online sedang berkumpul, dan berkonsolidasi untuk melaporkan kejadian ini, ke Polsek dan Polresta Bandar Lampung.
Ditempat lain, aksi pencurian kendaraan bermotor menimpa, Ian Alfian, warga Daya Murni Tulangbawang Barat, yang indekost di Jalan ZA Pagar Alam, atau tepatnya berada di belakang ruko Kumon. Motor Honda Vario BE 4287 QL miliknya pun lenyap, Jumat (31/5/2019) pagi.
Ia menyadari motornya hilang ketika melihat kondisi parkiran indekost, motor kesayangan sudah tak ada. Ia menyadari hal tersebut ketika hendak berangkat salat Jumat. “Saya itu tidur jam 5 pas habis sahur,” ujarnya Jumat (31/5/2019).
Ia pun segera meminta akses untuk memantau cctv indekost. Kejadian pun diketahui lewat CCTV sekitar pukul 06.05 WIB. Dari pantajan CCTV, menurut Ian, terlihat dua pelaku beraksi dengan menggotong motor Ian dengan mengangkat roda depan, yang memang telah dipasang kunci ganda, dan kunci pengaman lainnya.
Diduga motor diangkat sampai depan gerbang kos, lalu kuncinya dirusak, dan dibawa kabur. “Dari CCTV satu pelaku sempet tahu kalau ada CCTV, nah yang masuk kawannya pake jaket dan copot sendal, satu pelaku lagi itu bahkan kelihatan nenteng kayak pistol gitu,” katanya.
Ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedaton.”Saya berharap pelaku bisa ditangkap, biar warga enggak resah dengan motor yang sering hilang,” katanya. (Red)