
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) bukan sekadar soal sukses menggelar pertandingan. Kontingen Lampung juga memasang target untuk berbicara banyak di arena dan memburu prestasi terbaik di hadapan publik sendiri.
Salah satu cabang yang mulai dipersiapkan serius adalah futsal. Lampung bahkan membidik dua medali emas dari dua kategori usia yang akan dipertandingkan.
Target itu disampaikan Ketua Harian Pelaksana Porwanas, Supriyadi Alfian, saat meninjau proses seleksi tim futsal Lampung di Twin Futsal, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Supriyadi, target tersebut bukan tanpa alasan. Futsal Lampung memiliki rekam jejak cukup kuat dalam beberapa penyelenggaraan Porwanas sebelumnya.
Lampung pernah menjadi juara di Porwanas Bandung. Namun, pada dua penyelenggaraan berikutnya di Malang dan Banjarmasin, Lampung harus puas menjadi runner-up.
“Kalau ditanya soal harapan, masa iya kami mau menjadi runner-up terus? Intinya, mudah-mudahan di Porwanas tahun depan kami akan terus berusaha meningkatkan prestasi tersebut,” kata Supriyadi.
Kini, status sebagai tuan rumah menjadi tambahan motivasi. Lampung ingin momentum tersebut tidak berhenti pada keberhasilan sebagai penyelenggara, tetapi juga dibuktikan melalui prestasi.
“Minimal kami meraih pencapaian yang sama seperti tahun kemarin. Itu target minimal yang harus dicapai,” ujarnya.
Namun, Supriyadi menegaskan target minimal tersebut bukan batas akhir. Dengan keuntungan bermain di kandang sendiri, Lampung justru membidik hasil lebih tinggi.
Pada cabang futsal, terdapat dua kategori yang akan dipertandingkan, yakni kelompok usia 27-39 tahun dan 40 tahun ke atas.
Persiapan skuad pun mulai dilakukan. Untuk kategori 40 tahun ke atas, komposisi pemain relatif tidak banyak berubah dari tim sebelumnya.
Sementara kategori 27-39 tahun mengalami perombakan cukup besar. Dari skuad sebelumnya, hanya empat pemain yang masih dipertahankan sehingga seleksi pemain baru harus dilakukan.
Masing-masing kategori membutuhkan sedikitnya 14 pemain. Artinya, Lampung harus menyiapkan sekitar 28 pemain untuk mengisi dua skuad tersebut.
Persiapan ini sekaligus menjadi evaluasi dari Porwanas sebelumnya. Saat tampil di Banjarmasin, Lampung sempat menghadapi keterbatasan pemain sehingga satu tim harus digunakan untuk dua kategori.
“Apalagi kita berstatus sebagai tuan rumah. Kalau di Banjarmasin kemarin kami bertindak layaknya ‘pendekar’, di mana satu tim yang sama harus bermain untuk dua kategori, mudah-mudahan karena sekarang kita menjadi tuan rumah, kita bisa mengisi skuad secara penuh,” jelasnya.
Dari kondisi tersebut, Lampung kini ingin tampil lebih lengkap dan lebih siap. Targetnya pun dibuat jelas, dua kategori, dua emas.
Supriyadi menyadari status tuan rumah tidak otomatis membuat Lampung menjadi juara. Kekuatan pemain, pengalaman bertanding, persiapan serta mental tetap akan menentukan hasil di lapangan.
Meski begitu, ada satu modal yang menurutnya cukup penting. Futsal Lampung selama ini sudah menjadi salah satu tim yang diperhitungkan dalam ajang Porwanas.
Bahkan, kata Supriyadi, sejumlah daerah disebut tidak ingin bertemu Lampung terlalu dini.
“Ini bukan maksud menyombongkan diri, tetapi mereka memang paling enggan bertemu Lampung,” ujarnya.
Bagi Supriyadi, persepsi tersebut harus dimanfaatkan sebagai modal psikologis. Lampung tidak hanya harus kuat secara permainan, tetapi juga mampu memberikan tekanan sejak pertandingan dimulai.
“Nah, momentum itulah yang akan kami manfaatkan. Kami akan menyerang mental mereka terlebih dahulu, itu saja kuncinya,” tegasnya.
Meski target dua emas sudah dipasang, Supriyadi memilih tidak jemawa. Ia menyerahkan pembuktiannya kepada proses persiapan dan pertandingan nanti.
“Insyaallah. Kami tidak mau mendahului untuk memastikan hal tersebut, tetapi yang pasti target kami adalah itu,” pungkasnya.
Bagi Lampung, Porwanas mendatang akhirnya bukan hanya tentang bagaimana menjadi tuan rumah yang baik. Ada target lain yang ingin dibuktikan: setelah dua kali menjadi runner-up, kini saatnya Lampung kembali mengejar podium tertinggi. (*)