
Bandarlampung (SL)-Pengunjung perayaan malam tahun baru 2019, Razief Cholidy, warga Jalan Sultan Anom nomor 20 RT 05, LK 1, Kelurahan Langkapura Baru, Kecamatan Langkapura, Kota Bandarlampung, menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang, di pelataran parkir Hotel Novotel, Bandar Lampung, Selasa (1/1/2019).

Akibat pengeroyokn, sekitar pukul 4.00, di Jalan Jendral Gatot Subroto, tepatnya di parkiran Hotel Novotel, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras, Kota Bandarlampung itu korban menderita luka memae pada leher, kepala belakang, lengan serta kedua kakinya, dn kehilangan satu unit hp android. Korban kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Telukbetung Selatan.
Razief mengatakan, peristiwa pengeroyokan terjadi pasca perayaan malam tahun baru pada Selasa (1-1-2019), kurang lebih pukul 04.00 WIB. “Pengeroyokan berawal saat saya bersenggolan dengan seorang wanita yang tidak dikenal, lalu wanita iru marah-marah kepada saya,” kata korban Razief, Sabtu (5-12-2019).
Lalu, kata Razief, seorang rekannya yang bernama Agung berusaha melerai cekcok antara dia dan wanita tersebut. “Lima menit kemudian, datanglah Dicky, bersama lima orang rekannya, mereka menghampiri saya,” ujarnya.
Dicky bersama lima rekannya itulah kemudian melakukan pengeroyokan terhadap Razief. “Dicky mendorong saya hingga saya terjatuh, kemudian teman-temannya mengeroyok saya,” ujarnya.

Akibat pengeroyokan itu, korban Razief mengalami luka memar pada leher, kepala belakang, lengan serta kedua kakinya. “Selain itu, telepon genggam merk Oppo milik saya juga hilang saat kejadian,” kata korban.
Usai kejadian, korban melakukan visum di Rumah Sakit Abdul Moeloek dan melapor ke Polsek Telukbetung Selatan (TBS). Laporan termuat dalam surat bernomor: LP/B/02/I/Resta Balam/Sektor TBS, tertanggal 03 Januari 2019.
Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Yana melalui Kanit Reskrim Ipda Sahid Samil membenarkan pengeroyokan itu. “Surat laporannya sudah kita terima, saat ini kasusnya sedang kita tindak lanjuti,” kata Ipda Sahid wartawan, Sabtu (5-1). (Rel/jun)