
Lampung Utara (SL)-Duka dan rasa traumatik para korban yang terpapar bencana alam Tsunami yang ditimbulkan dari adanya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), terus mendapat empati dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Lampung Utara.
Kali ini, para atlit sepakbola berinisiatif gelar pertandingan amal antar klub sebagai wujud kepedulian sosial terhadap warga korban bencana Tsunami Lampung – Banten, yang diinisiasi pengurus dan pemain Klub Sepakbola Kotabumi All Stars.
Ketua Klub Sepakbola Kotabumi All Stars, Dedy Andrianto, menyampaikan, gelaran pertandingan amal itu dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, (29-30/12), di lapangan sepakbola Stadion Sukung Kotabumi, dengan mempertemukan tiga klub sepakbola aktif di Bumi Ragem Tunas Lampung.
“Pertandingan amal ini diselenggarakan atas kesepakatan seluruh pemain dan pengurus yang ada di Klub Sepakbola Kotabumi All Stars. Dengan adanya gelaran pertandingan ini, kami juga merasakan bagaimana kesedihan, penderitaan, serta pengalaman traumatik warga yang terkena dampak hebat bencana Tsunami,” tutur Dedy Andrianto, kepada wartawan, Sabtu, (29/12), sesaat jelang pertandingan perdana yang mempertemukan Klub Sepakbola Kotabumi All Stars dengan Regam FC.
Dikatakan Dedy Andrianto, yang saat ini masih tercatat sebagai Anggota DPRD Kab. Lampura, selain menyuguhkan pertandingan, dalam gelaran itu juga akan mengumpulkan donasi dari para pemain, pengurus klub, serta para dermawan yang hendak memberikan bantuan sosial.
Senada hal itu, Sekretaris Klub Sepakbola Kotabumi All Stars, Dede Suhendar, mengatakan, donasi akan dikumpulkan hingga hari pertandingan terakhir yang mempertemukan Hantu Laut FC dengan Klub Sepakbola Kotabumi All Stars.
“Hingga hari terakhir pertandingan amal yang dilaksanakan besok sore, (Minggu.red), donasi akan terus kami galang untuk kemudian disalurkan kepada warga korban bencana Tsunami. Tidak hanya dari pengurus klub dan pemain, donasi yang bersumber dari masyarakat sekitar dalam bentuk apapun juga yang berguna bagi korban bencana Tsunami akan kami kumpulkan,” jelas Dede Suhendar.
Meski pada pertandingan perdana, Klub Sepakbola Kotabumi All Stars harus dibantai dengan selisih gol 4-8 untuk kemenangan Regam FC, namun wujud kebersamaan dan solidaritas peduli korban bencana Tsunami Lampung – Banten lebih terasa mempersatukan, daripada perseteruan dan keseruan pertandingan yang dipertontonkan di atas lapangan hijau Stadion Sukung Kotabumi. (ardi)