
Lampung Utara (SL)-Prioritaskan untuk mendirikan unit usaha toko desa, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara adakan pembekalan kepada pengurus Bumdes setempat, Jum’at, (28/12), di Balai Desa Madukoro, yang dihadiri Kabid. UE, TTG, dan Pemberdayaan SDA Dinas PMD Kab. Lampura, Zulkarnaen.
Dikatakan Kepala Desa Madukoro, Johan Andriyanto, Bumdes merupakan prioritas dalam hal pengelolaan anggaran dari serapan Dana Desa (DD) guna pemanfaatan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi potensi desa. “Dengan pengelolaan dan pendayagunaan yang maksimal, desa akan menjadi lebih mandiri,” ujar Johan Andriyanto.
Dalam pantauan di lokasi, materi yang diberikan dalam kegiatan pembekalan itu, yakni tatacara pengelolaan administrasi kegiatan usaha Bumdes Madukoro Business Center (MBC) 2019 dengan konsentrasi membuka toko desa. “Diharapkan, dengan terbentuknya toko desa, tentu akan memenuhi kebutuhan warga. Kami akan mengalokasikan DD 2019 untuk permodalan Bumdes MBC,” paparnya.
Dikatakan Johan lebih lanjut, serapan DD tidak hanya untuk membangun infrastruktur saja, melainkan juga diarahkan melalui program inovasi desa.
“Pemanfaatan DD, pada hakekatnya, tidak terfokus pada pembangunan infrastruktur semata, melainkan juga dipergunakan untuk pemberdayaan masyarakat seperti permodalan desa dengan visi menuju desa mandiri. Saya optimistis, Bumdes MBC akan bermanfaat bagi warga sekitar. Apalagi pada pelaksanaannya, MBC akan menyerap tenaga kerja lokal serta melibatkan masyarakat permodalannya,” terang Johan Andriyanto.
Dirinya mengatakan akan melibatkan masyarakat dalam bentuk modal usaha berupa saham. Sehingga, dalam periode tertentu akan ada bagi hasil usaha. “Dengan begitu, unit usaha tersebut secara tidak langsung diawasi oleh masyarakat karena ada rasa memiliki,” pungkasnya. (ardi)