
Lampung Timur (SL)-Puluhan mahasiswa yang tergabung dari Korps Sukarelawan (KSR) Universitas IAIN Kota Metro menggalang dana untuk meringankan beban warga yang terkena bencana tsunami di provinsi Lampung dan Banten beberapa hari lalu. Kepekaan para mahasiswa yang di dominasi dari semester satu sampai tiga dibuktikan dengan menggalang dana di perempatan Pasar Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, Senin (24/12/2018).
Diungkapkan Juita Rama Yanti sebagai kordinator aksi penggalangan menyampaikan, bahwa keinginan ini timbul karena adanya rasa kepedulian dan keprihatinan kepada warga yang terkena musibah bencana alam yang mengguncang wilayah Banten dan Lampung.
“Kegiatan ini timbul karena ada nya kesedihan yang dirasakan masyarakat terutama terkena musibah, kita perlu lakukan langkah kongkrit dari masyarakat luas, sehingga cepat teratasi dengan baik,” ujarnya.
Dari data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Minggu 23/12/2018 pukul 16.00 WIB tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang.
Para korban yang ditemukan
Kerusakan material meliputi 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak. Tidak ada korban warga negara asing. Semua warga Indonesia. Korban dan kerusakan ini meliputi di 4 kabupaten terdampak yaitu di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan dan Tanggamus.
Selain hari pertama KSR Universitas IAIN, tentunya akan kami mengagendakan penggalangan untuk beberapa hari kedelapan. ” Walaupun ini hari pertama dan setelah terkumpulnya dana tersebut, nantinya kita kumpulkan di sekretariat PMI Universitas IAIN Kota Metro, kemudian kita salurkan kepada para warga yang terkena bencana alam,” tutupnya. (Wahyudi)