
Bandarlampung (SL) – Fraksi PDIP DPRD Lampung menyarankan Komisi III DPRD Lampung untuk segera melakukan audit kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. LJU dan Wahana Rahardja.
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Lampung, Watoni Nurdin menjelaskan PT LJU harus segera di audit, karena kemampuan usaha yang dimilikinya tidak diketahui.
“Jadi gini, memang LJU harus di audit, kita tidak tahu dia punya kemampuan usaha di mana, dulu Filosofi lahirnya LJU untuk menangani masalah pembangunan JSS, tapi akhirnya tidak jadi,” kata Watoni, Senin (19/11).
Watoni menyarankan agar LJU sebagai BUMD disatukan dengan Wahana Rahardja dan dalam satu badan usaha, sehingga fungsionalnya jelas.
“kita mau apa ni percetakan, untuk memenuhi pemenuhan alat tulis di pemda provinsi Lampung, bahkan bisa di seluruh, dengan harga di bawah lain, sebab LJU masuk dalam anggaran DPRD Provinsi Lampung, disuntik dana terus,” kata dia.
Oleh karenanya anggota DPRD Lampung ini menyarankan komisi III DPRD Lampung untuk segera mengaudit LJU, kalau dalam rekomendasi audit tidak layak jadi harus segera ditutup daripada membenahi biaya daerah. (tv7lampung.com)