
Yogyakarta (SL) – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta terus melakukan penyelidikan kasus pemerkosaan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terjadi saat KKN di Maluku pada pertengahan 2017. Selain itu, aparat juga telah menemui rektorat UGM.
Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan, pertemuan itu telah dilakukan belum lama ini. Menurut dia, penyidik belum menemui terduga pelaku yang juga mahasiswa UGM.
“Ini masih tahap penyelidikan. Kami belum dalam tahap penyidikan,” kata AKBP Yuliyanto saat dihubungi, Selasa (20/11/2018)
AKBP Yulianto masih enggan mengatakan hasil pertemuan dengan korban dan rektorat UGM. AKBP Yuliyanto juga merahasiakan siapa jajaran rektorat UGM yang telah ditemui penyidik. Menurut dia, penyidik belum menemui kendala dalam menjalankan tugas. Polda DIY juga berkoordinasi dengan Polda Maluku.
“Komunikasi dengan pihak-pihak yang penyidik temui berjalan dengan baik. Belum ada masalah sejauh ini,” ungkap AKBP Yulianto.
Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani berkata, rektorat juga telah menemui korban. Pertemuan itu dilakukan dengan pendampingan psikolog. “Penyintas (korban) juga didampingi kawannya,” kata Iva. (Kabarpolri)