
Pringsewu (SL)-Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pringsewu menggelar acara pelantikan pengurus, periode 2018-2019 di Pendopo Kabupaten Pringsewu Sabtu, (10/11/2018) Malam.
Kegiatan dihadiri 150 peserta dari berbagai lembaga. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pringsewu, Kader IMM Pringsewu dari Komisariat IMM STKIP, STIE, STIKes dan STIS kemudian Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pringsewu, Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Cabang Pringsewu dan Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Dengan tema โMenumbuhkan Jiwa Kepemimpinan yang berkualitas, berintegritas, dan berwawasan luas”, acara pelantikan juga dilanjutkan malam bersama alumni.
Muhammad Umarudin selaku Ketua demisioner periode 2017-2018 berpesan kepada pengurus baru bahwa bekerja dengan baik dengan landasan ikhlas. “Dan ambillah contoh yang baik dari pengurus yang lalu dan jangan diambil perbuatan buruknya, dan tentunnya ucapan terimakasih kepada jajaran pengurus cabang IMM periode 2017/2018 yang telah bekerjasama dengan baik,” ungkapnya.
Efi Hardianto, Ketua Umum terpilih periode 2018-2019, mengatakan bahwa pelantikan PC IMM Pringsewu yang bertepatan dengan hari pahlawan, dan berharap semangat para pahlawan harus tetap tumbuh dalam diri aktivis mahasiswa. “Organisasi kemahasiswaan yang ada di kabupaten Pringsewu, harus bisa bersatu, menyatukan ide, gagasan, dan menjadi mitra kritis pemerintah,” katanya.
Pimpinan DPD IMM Lampung yang diwakili Sekretaris Umum, Frisca Wulandari menambahkan bahwa beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kepemimpinan yang baru dalam kepengurusan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Baru.
“Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah harus menghidupkan kembali diskusi diskusinya, mahasiswa harus banyak menggiatkan literasinya, pergerakan harus dilakukan dengan istiqamah dan berkelanjutan,” katanya.
Selain itu adalah melaksanakan pengkaderan secara terstruktur dan berjenjang, hidupkan lagi diskusi Immawati (Diskuswati) untuk meningkatkan potensinya. “Hal ini perlu dilakukan karena kita membutuhkan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah terkhusus untuk ke pelosok-pelosok desa sesuai dengan visi misi Muhammadiyah yaitu gerakan dakwah amar maโruf nahi munkar,” Jelasnya
Terpisah Drs.H. Ator Riadi, M.M Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pringsewu menyampaikan bahwa masa kepengurusan memang tidak lama, hanya berlangsung satu tahun. Meski demikian, para pengurus tidak perlu berkecil hati. Masa kepemimpinan satu tahun bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk berlatih berorganisasi dan juga dakwah.
โSejarah telah membuktikan bahwa banyak yang menjadi tokoh-tokoh nasional melalui organisasi dahulu, karena pelajaran instansi pendidikan tidak ada, maka diperoleh dari organisasi. Harapannya semoga sukses organisasi dan sukses masa depan. Semoga menjadi estafet yang dapat menggantikan pimpinan yang lebih tinggi,โ tegasnya.
Acara pelantikan diakhiri dengan acara malam bersama alumni Ikatan Mahasiswa muhammadiyah dengan berbagai testimony yang disampaikan oleh alumni. (Wagiman)