
Ambarawa (SL) – Ambarawa Heritage Run 2018 yang digagas dalam rangka memperingati 90 tahun SMP Pangudi Luhur Ambarawa, menjadi momentum untuk mengangkat Ambarawa yang memiliki banyak heritage seperti SMP Pangudi Luhur Ambarawa 90 tahun.
Keberadaan Benteng Pendem Ambarawa (Fort Willem I) 1834, Museum Kereta Api, Gereja Jago, Rawa Pening yang memiliki legenda rakyat Baruklinting, Gua Maria Kerep, menambah point tersendiri dalam mengembangkan destinasi wisata. “Banyak tempat yang bisa dieksplore untuk pariwisata, terlebih lagi Ambarawa adalah kota sejarah perjuangan,” kata Endro, salah satu Panitia Ambarawa Heritage Run 2018,
Ambarawa Heritage Run 2018 dengan olahraga terdiri dari lari 10 K, 5 K, Fun walk dan the best costume. Event ini diikuti 1500 baik Runner International dan National, Atlet Pro dan Pelajar di Kabupaten Semarang.
AHR 2018, bisa dikatakan sukses terselenggarakan berkat dukungan dari Korem 073, YonKav 2, Turanggaceta, yang di organize oleh Event Organizer Christoper Napitupulu. “Tahun depan akan dilakukan AHR ke-2 dengan lebih banyak Runner dan lebih menantang,” katanya.(rls)