
Bandarlampung (SL) – Ridho Ficardo menegaskan situasi pilgub Lampung agak berbeda kali ini. Dengan vulgarnya Ridho Paslon No 1 ini mengatakan, ada cukong mata sipit yang berniat membajak demokrasi.
“Meski dari sisi survey elektabilitas kita masih yang tertinggi, tapi kita tidak mau mendahului takdir, saya tetap berharap seluruh tim bekerja keras menggalang dukungan dari masyarakat untuk memastikan kemenangan kita kedepan,” katanya seusai buka bersama Kapolda Lampung.
Selain itu, Ridho juga mengapresiasi inisitif pak Kapolda mengumpulkan semua paslon dalam kegiatan buka puasa bersama, mengingat kondisi saat ini ada semacam gangguan yang dapat mengubah arah suara rakyat dalam memilih pemimpin yang diinginkan.
“Saya melihat adanya gangguan dari oknum cukong bermata sipit dan berambut panjang yang berusaha dari awal membeli semua partai, mengarahkan, dan membajak demokrasi,” tegasnya.
“Masyarakat Lampung ini sangat plural, terdiri dari berbagai ras dan suku, tidak hanya masyarakat Lampung, suku Jawa ada, keturunan Bali juga banyak, Tionghoa, India, Batak, dan lain sebagainya, jangan sampai hanya mengikuti keinginan satu orang,” paparnya
Menurut Ridho, pernyataannya tersebut merujuk pasa satu orang, bukan pada golongan tertentu, jadi masyarakat jangan salah persepsi.
“Siapa orangnya, saya yakin kita semua sudah tahu. Jadi jangan baper, apa lagi sampai kuper, kalau kuper nanti ditanya ecommerce nggak tahu,” pungkas Ridho sambil bercanda. (red)