
Lampung Utara (SL) – Situasi keamanan di Kabupaten Lampung Utara sepekan teraksir terus mencekam. Masyarakat dibuat cemas dengan teror pembegalan yang berlaku sadis. Kali ini kawanan begal menyasar pasangan suami istri, Ihsan Komari, (37), dan Suyanti, (35), warga Dusun Bedeng 2 Kelurahan Kotabumi Udik Kecamatan Kotabumi, pada Kamis malam, (26/04/2018), sekira pukul 20.00 WIB. Kejadian bermula saat Pasutri itu dalam perjalanan pulang ke kediamannyausai berkunjung dari rumah orang tuanya.
Menurut keterangan Ihsan Komari, saat itu dia hendak pulang ke rumahnya yang berada di Dusun Margajaya Kelurahan Sindangsari, di tengah perjalanan ada dua batang kayu sengon yang sengaja ditebang oleh para pelaku, yang diduga kuat kawanan begal tersebut, dilintangkan di badan jalan.
“Melihat ada kayu melintang di tengah jalan, saya lantas berhenti. Secara tiba-tiba 5 orang tak dikenal muncul dari areal kebun karet dan langsung menyeret saya dari atas motor hingga terjatuh,” ujar Ihsan, saat diwawancarai Jum’at, (27/04/2018), di kediamannya.
Lebih lanjut diuraikan korban Ihsan, dirinya beserta istri dan anaknya, Iwan, yang masih berusia 6,5 tahun terjerambab ke jalan. “Bukannya menaruh rasa iba, para pelaku justru memukul saya dengan gagang pistol yang menyebabkan kepala saya terluka. Setelah itu, seorang pelaku lainnya berusaha meminta handphone dan sejumlah uang kepada istri saya. Namun, istri saya bertahan,” tuturnya.
Lalu pelaku langsung memukul istri korban secara berulang kali hingga tidak berdaya. Para pelaku begal sadis itu serta-merta membawa kabur motor Honda Kharisma warna hitam dengan nopol BE 7405 JY, milik korban. “Sebelum para pelaku melarikan sepeda motor saya, 2 pelaku lainnya sempat mengambil 2 unit motor milik para pelaku yang sengaja disembunyikan dalam kebun karet tersebut,” ungkap Ihsan.
Setelah itu, para pelaku langsung pergi ke arah jalan tembusan menuju Kampus STKIP Muhammadiyah Kotabumi Kelurahan Sindangsari Kecamatan Kotabumi. Dijelaskan Ihsan, ciri-ciri pelaku memakai baju berwarna merah, jaket berwarna hitam, dan ada yang memakai shebo 2 orang. “Kelimanya memakai celana pendek,” ujarnya. (Ardi)