
Bandarlampung, sinarlampung.co – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) mengawali babak baru pengembangan pendidikan kedokteran dengan menggelar orientasi serentak bagi peserta didik dari lima Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sekaligus. Kegiatan tersebut diresmikan di Auditorium Medical Cinema RSUDAM, Selasa (27/10/2026).
Acara pembukaan ini dipimpin langsung oleh Direktur RSUDAM, dr. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM., FINASIM., sebagai bagian dari akselerasi penguatan kapasitas institusi sekaligus membangun ekosistem layanan kesehatan rujukan yang makin maju dan terintegrasi di Provinsi Lampung.
Kelima program studi spesialisasial yang mengikuti orientasi tersebut meliputi: Anestesiologi dan Terapi Intensif, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Bedah, Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
Direktur RSUDAM, dr. Lukman Pura, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremonial akademik, melainkan bentuk investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, peningkatan kompetensi klinis, dan penguatan fondasi pelayanan spesialistik masa depan.
“Pendidikan dokter spesialis ditempatkan sebagai salah satu instrumen penting untuk menjawab tantangan sistem kesehatan modern, ketika kebutuhan terhadap tenaga medis berkualifikasi tinggi, teknologi kedokteran, keselamatan pasien, dan layanan rujukan yang berkualitas makin meningkat,” ujar dr. Lukman Pura.
Lompatan Strategis Menuju Ekosistem Kesehatan Modern
Di bawah kepemimpinan dr. Lukman Pura, integrasi antara layanan klinis dan dunia pendidikan kedokteran di RSUDAM diarahkan untuk memperkuat budaya akademik, pengembangan praktik berbasis bukti (evidence-based medicine), serta tata kelola pelayanan yang akuntabel.
Dalam paradigma rumah sakit modern, keunggulan institusi tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi dari kemampuannya menghasilkan talenta unggul, melahirkan inovasi, dan menjaga konsistensi mutu pelayanan.
Menatap proyeksi transformasi kesehatan hingga satu dekade ke depan (2036), pembukaan lima PPDS ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap tenaga medis spesialis, memperkuat jejaring fasilitas kesehatan, serta mewujudkan kemandirian layanan kesehatan di daerah.
Ke depan, RSUDAM berkomitmen untuk terus menjaga standar mutu pendidikan kedokteran melalui penyediaan sarana prasarana yang memadai, dukungan pembimbing klinis yang kompeten, serta kolaborasi erat bersama perguruan tinggi dan pemangku kepentingan terkait.
“Keberhasilan agenda ini akan ditentukan oleh konsistensi dalam menjaga standar pendidikan, meningkatkan mutu pelayanan, mengembangkan kapasitas SDM, dan memastikan setiap kemajuan institusi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas dr. Lukman. (Red)