
Jakarta. sinarlampung.co – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin upacara Korps Raport kenaikan pangkat perwira tinggi (Pati) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.
Dalam Korps Raport tersebut, sebanyak tujuh Pati Polri resmi naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 14 Pati naik menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan dua perwira menengah resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).
Tujuh perwira tinggi yang resmi menyandang pangkat Komjen Pol. yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.
Sementara itu, 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. di antaranya Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, serta Adex Yudiswan. Adapun dua personel yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol. yaitu Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.
Kenaikan pangkat ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 yang memutasi 88 Pati dan Perwira Menengah (Pamen). Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi jabatan baru, termasuk pengisian sejuta posisi strategis di lingkungan Mabes Polri dan Polda.
Beberapa posisi PJU Mabes Polri yang mengalami pergeseran di antaranya:
Irwasum Polri: Komjen Asep Edi Suheri
Kabaintelkam Polri: Komjen Dedy Kusuma Bakti
Kabareskrim Polri: Komjen Asep Safrudin
Kadivpropam Polri: Irjen Mahmud Nazly Harahap
Kadiv TIK Polri: Irjen Roberto G. M. Pasaribu
Kadensus 88 AT Polri: Irjen Tubagus Ami Prindani
Selain jajaran PJU Mabes Polri, mutasi kali ini juga mencakup 19 posisi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), di antaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Dadang Hartanto, Kapolda Maluku Irjen Suwondo Nainggolan, dan Kapolda Kepri Irjen Suhendri.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa pergeseran dan promosi ini merupakan langkah penyegaran organisasi.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Irjen Johnny. (Red)