
Waykanan, sinarlampung.co – Proyek pembangunan tandon air bersih di Dusun 6 Mekar Jaya, Kampung Bonglai, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, dilaporkan ambruk sebelum sempat diserahterimakan kepada pemerintah kampung. Proyek yang dibiayai melalui anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2026 tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian struktur konstruksi.
Pantauan di lokasi menunjukkan keretakan tajam pada bagian beton dan pasangan bata yang terlepas. Kondisi ini memicu kekecewaan dan pertanyaan warga terkait kualitas pelaksanaan serta pengawasan proyek infrastruktur desa tersebut.
Berdasarkan papan kegiatan di lokasi, proyek bernama “Pembangunan Tandon Air Bersih” tersebut memiliki spesifikasi volume 1 unit dengan target masa kerja selama 4 minggu. Papan informasi proyek turut mencantumkan nama Kepala Kampung Bonglai, Iwan Setiawan, S.H.
Sejumlah warga menyoroti dugaan lemahnya pengawasan serta spesifikasi material yang digunakan. Di lapangan, timbul dugaan tidak dipasangnya sloof beton sebagai pengikat dan perkuat dinding tandon.
Kendati demikian, kepastian teknis mengenai penyebab utama kegagalan struktur tersebut masih memerlukan pemeriksaan fisik secara komprehensif oleh tim ahli atau instansi teknis berwenang.
Mengingat anggaran yang digunakan bersumber dari Dana Desa 2026, masyarakat Kampung Bonglai mendesak pemerintah kampung dan pelaksana kegiatan memberikan penjelasan secara terbuka. Warga meminta proses serah terima (handover) ditunda sampai ada audit teknis independen.
Menurut warga, tandon air bersih merupakan fasilitas umum vital. Kegagalan konstruksi berpotensi membahayakan keselamatan warga jika dipaksakan beroperasi.
Warga menuntut pekerjaan disesuaikan ulang dengan spesifikasi teknis, volume, dan standar keselamatan agar tidak merugikan keuangan desa. Jika ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi, pihak pelanggung jawab diminta melakukan pembongkaran dan pembangunan ulang sesuai standar yang ditetapkan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti ambruknya tandon air tersebut masih menunggu pemeriksaan teknis resmi. Pihak media masih terus mengupayakan konfirmasi dan klarifikasi dari Kepala Kampung Bonglai, Iwan Setiawan, S.H., serta pihak pelaksana kegiatan. (tim/red)