
Lampungselatan, sinarlampung.co – Pelayanan di Kantor Samsat Kalianda, Lampung Selatan, menuai keluhan dari masyarakat. Warga yang hendak mengurus administrasi kendaraan bermotor mengeluhkan lambatnya proses pelayanan meski hanya untuk prosedur sederhana seperti pendaftaran hingga pembayaran.
Salah seorang warga Desa Sidomulyo, Burhan, mengaku kecewa dengan lamanya durasi antrean yang harus dijalani.
“Saya datang pagi sekali, tapi baru selesai setelah Dzuhur. Dari loket satu pendaftaran sampai pembayaran di Bank Lampung, semuanya terasa sangat lambat. Padahal urusannya hanya perpanjangan STNK tahunan, seharusnya tidak sampai berjam-jam,” ujar Burhan, Senin (14/9/2026).
Lambatnya alur pelayanan tersebut memicu pertanyaan warga terkait kendala teknis maupun operasional di lingkungan kantor pelayanan pajak kendaraan tersebut.
Berdasarkan pemantauan di lokasi serta keluhan para wajib pajak, terdapat beberapa faktor utama yang diduga menjadi pemicu penumpukan antrean: Jumlah petugas di loket pelayanan tidak sebanding dengan tingginya volume warga yang datang.
Sering terjadinya gangguan teknis pada sistem E-Samsat atau jaringan yang memperlambat verifikasi data. Alur verifikasi dari pendaftaran awal hingga loket pembayaran bank kerap terhambat akibat jeda sinkronisasi data antarbagian, dan tidak adanya penambahan loket khusus untuk mengantisipasi lonjakan pemohon.
Rawan Celah Percaloan
Kondisi antrean yang menyita waktu berjam-jam ini dikhawatirkan dapat memicu maraknya kembali praktik percaloan yang memanfaatkan situasi demi meraih keuntungan pribadi dari warga yang butuh proses cepat.
Warga mendesak pengelola Samsat Kalianda segera melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari penambahan personel, perbaikan keandalan sistem IT, hingga pembukaan loket tambahan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola maupun Kepala Samsat Kalianda belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pelayanan tersebut. Redaksi masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait. (Red)