
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Jajaran Babinsa Kodim 0410/Kota Bandar Lampung dikerahkan ke sejumlah titik terdampak hujan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026). Selain membagikan masker, para personel juga bergotong royong membersihkan sisa abu di fasilitas umum dan rumah ibadah.
Erupsi yang terjadi sejak Jumat (4/9/2026) malam tersebut menyebabkan hujan abu menutupi pemukiman warga di Kota Bandar Lampung, sehingga mengganggu mobilitas dan menurunkan kualitas udara.
Pembersihan fokus dilakukan di kawasan pemukiman padat dan fasilitas umum, seperti di wilayah Pasir Gintung hingga area masjid-masjid setempat. Dalam aksi tersebut, Babinsa berkolaborasi dengan pihak kelurahan, Linmas, serta jajaran Pemkot Bandar Lampung.
Di lapangan, aparat turut memberikan edukasi dan mengimbau warga agar membatasi aktivitas di luar rumah, menutup ventilasi, serta menggunakan air saat membersihkan paparan abu. Langkah ini penting untuk mencegah risiko iritasi mata dan gangguan pernapasan akibat kandungan materi silika pada abu vulkanik.
Aksi tanggap darurat ini juga beriringan dengan langkah Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui BPBD dan Damkarmat yang melancarkan penyemprotan jalan-jalan protokol serta pendataan wilayah terdampak.
Kendati aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih terpantau hingga Minggu siang, intensitas sebaran abu dilaporkan mulai menurun. Personel Kodim 0410/KBL dipastikan tetap bersiaga dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan. (*)