
Bandar Lampung, sinarlampung.co – TNI melakukan langkah antisipasi terhadap dampak paparan debu vulkanik yang terjadi di sejumlah wilayah. Prajurit diminta turun langsung membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan orang tua.
Arahan tersebut disampaikan Panglima Kodam XXI/Radin Inten melalui jajaran Danrem, Dandim, dan Kabalak. Prajurit diminta membersihkan tempat-tempat ibadah menjelang pelaksanaan salat sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait paparan debu vulkanik.
Usai pelaksanaan salat, prajurit diminta membagikan masker kepada warga, dengan prioritas anak-anak dan orang tua. Masyarakat juga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Selain tempat ibadah, prajurit diarahkan menyambangi sekolah, terutama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Masker diberikan kepada anak-anak dan orang tua sekaligus disampaikan imbauan agar anak tidak dibawa keluar rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak.
Langkah serupa juga dilakukan di pusat perbelanjaan dan lokasi keramaian. Prajurit diminta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai potensi dampak debu vulkanik serta pentingnya menggunakan masker.
Dalam pelaksanaannya, jajaran TNI juga diminta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan ketersediaan masker bagi masyarakat.
Sementara itu, personel satuan jajaran, Kakesdam, dan bagian logistik diminta mengecek persediaan masker yang tersedia. Laporan terkait pelaksanaan kegiatan dan ketersediaan masker selanjutnya dihimpun oleh Aster.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya TNI membantu masyarakat menghadapi paparan debu vulkanik sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat debu yang terbawa ke permukiman dan ruang publik. (*)