
Medan, sinarlampung.co – Skandal yang membelit oknum guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di SMAN 1 Kota Tebing Tinggi berinisial FHS (46) kian berbuntut panjang. Setelah sebelumnya viral akibat beredarnya foto vulgar tanpa busana bersama seorang pria, FHS kini resmi dilaporkan ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sumatera Utara atas dugaan perselingkuhan, Rabu (26/8/2026).
Foto Vulgar Diduga Oknum Guru SMA di Tebing Tinggi Viral, Disdik Sumut Ambil Langkah Penonaktifan
Laporan tersebut dilayangkan oleh seorang ibu rumah tangga berinisial IS, warga Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi. IS mengadukan FHS atas dugaan main serong dengan suaminya, BF (52).
IS mengungkapkan, saat ini dirinya tengah mengurus proses perceraian di Pengadilan Agama Kota Tebing Tinggi usai ditalak oleh BF. Keretakan rumah tangganya diduga kuat dipicu oleh hadirnya orang ketiga, yakni FHS yang tak lain merupakan tetangganya sendiri.
“Kami memiliki bukti foto mesra keduanya di suatu tempat. Dokumentasi itu berbeda dengan foto vulgar yang viral sebelumnya,” ujar IS, Kamis (27/8/2026).
IS menambahkan, pria yang ada di dalam foto vulgar viral yang beredar luas di media sosial dipastikan bukan suaminya, melainkan pria lain. Hal ini mengindikasikan FHS diduga memiliki hubungan khusus dengan lebih dari satu pria yang bukan pasangan sahnya.
Dugaan keretakan rumah tangga IS mulai terendus sejak tiga bulan lalu akibat perubahan sikap BF. “Saat insiden Sumatera Blackout, saya dan anak cucu mengungsi di hotel, tapi yang bersangkutan menolak bergabung,” tambah IS.
Atas dasar itu, IS meminta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III dan Inspektorat Provinsi Sumut bertindak tegas mengusut dugaan pelanggaran kode etik serta disiplin ASN yang dilakukan FHS.
Di sisi lain, jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mengonfirmasi telah mengambil tindakan penonaktifan sementara terhadap FHS.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Sumut, Andika Yehezkiel Sembiring, menyatakan FHS telah di-BAP dan berkasnya diteruskan ke Inspektorat. Sementara Kacabdis Wilayah IV/III, Salman Tanjung, membenarkan bahwa FHS terjerat dua perkara terpisah:
Kasus Foto Vulgar: Dokumen foto tanpa busana yang diakui FHS sebagai dirinya dan merupakan perkara lama yang kini tersebar kembali.
Kasus Perselingkuhan: Dugaan hubungan asmara dengan BF (suami IS) yang masih dalam proses perceraian.
“Pria di dalam foto vulgar bukan suaminya. Jadi ada dua hal berbeda, kasus foto vulgar dan kasus foto mesra dengan suami orang,” tegas Salman.
Hingga berita ini diterbitkan, FHS belum memberikan keterangan resmi terkait rentetan laporan dan BAP yang mengarah pada dirinya.