
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Kebakaran lahan seluas kurang lebih satu hektare melanda area di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Kilometer 86 A, wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Senin (31/8/2026) siang. Peristiwa tersebut memaksa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan mengerahkan empat unit armada mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah.
Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fitriansyah, mengonfirmasi bahwa laporan masuk dari pihak tol ke Posko Jati Agung sekitar pukul 12.11 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 12.30 WIB dan baru berhasil memadamkan api serta melakukan pembasahan total pada pukul 14.15 WIB dengan menghabiskan enam tangki air.
“Kondisi lahan kering dan angin kencang menjadi perhatian utama karena api berpotensi meluas secara cepat. Kami melakukan pembasahan ekstra agar tidak memicu kebakaran susulan di sekitar infrastruktur vital,” ujar Rully, Senin 31 Agustus 2026. Penyebab pasti timbulnya titik api hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
Di sisi lain, penanganan kebakaran ini menuai sorotan publik. Saat insiden kebakaran lahan di sekitar ROW jalan tol membutuhkan penanganan cepat di lapangan, pengelola ruas tol, PT Bakauheni Terbanggi Besar (PT BTB), dinilai justru sibuk melakukan klaim pencitraan kesiapsiagaan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Melalui siaran resminya di hari yang sama, PT BTB mengeklaim telah memperkuat mitigasi Karhutla dengan menghadiri rapat koordinasi kesiapsiagaan di Lampung Tengah, menyiagakan dua unit mobil water tank, hingga rutin menyosialisasikan bahaya puntung rokok di gerbang tol dan rest area.
“Kami terus memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi Karhutla di sepanjang Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar melalui koordinasi lintas sektor,” kata Manager Operasi PT BTB, Agustinus Leonardo.
Meski demikian, klaim kesiapsiagaan dan keberadaan armada water tank internal PT BTB tersebut disinggung publik karena pada realitas di lapangan, pemadaman insiden kebakaran di Km 86 tetap mengandalkan respons dan pengerahan penuh empat unit kendaraan Damkarmat Pemkab Lampung Selatan. (Red)