
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) diminta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan berbagai gangguan ketertiban di daerah.
Satlinmas dinilai memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat, terutama dalam menyampaikan informasi dari lapangan dan membantu penanganan kondisi darurat.
Dorongan tersebut disampaikan dalam Apel Akbar Satlinmas yang dirangkaikan dengan Deklarasi Pengukuhan serta Pelantikan DPP dan DPD Satlinmas Indonesia.
Mewakili Koordinator Satlinmas, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengatakan, Satlinmas dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah maupun unsur terkait saat terjadi bencana.
“Dalam setiap tahapan penanganan bencana, Satlinmas dapat membantu menyampaikan informasi, mendukung kesiapsiagaan, serta membantu masyarakat sesuai kemampuan dan kewenangannya. Penanganan bencana tidak berhenti pada evakuasi, tetapi juga mencakup pemulihan kehidupan masyarakat,” ujar Tito.
Selain membantu saat bencana, Satlinmas juga didorong berperan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Peran tersebut dapat dilakukan melalui deteksi dini, pemantauan kondisi lingkungan, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Ketua Pembina Satlinmas sekaligus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan agar Satlinmas mengutamakan pengabdian dan aksi nyata di tengah masyarakat.
“Satlinmas tidak perlu berlomba menjadi besar dalam nama. Yang terpenting adalah kuat dalam pengabdian, tertib dalam organisasi, dan nyata dalam karya. Jaga keamanan masyarakat, jaga persatuan, dan jangan pernah menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan bangsa dan negara,” tegas Maruli.
Di Kota Bandar Lampung, peran tersebut juga dijalankan Linmas dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana maupun kegiatan sosial.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan Linmas juga terus berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk merespons dinamika yang terjadi di lapangan.
“Alhamdulillah, untuk Linmas kita selalu siap membantu masyarakat saat ada bencana, kegiatan sosial, dan edukasi terkait pembangunan Kota Bandar Lampung. Linmas kita juga selalu berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas terkait dinamika yang terjadi di lapangan,” ungkap Eva Dwiana.
Penguatan peran Satlinmas diharapkan membuat respons terhadap bencana semakin cepat, mulai dari deteksi dini, penyampaian informasi, hingga membantu masyarakat dalam kondisi darurat.
Koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, dan unsur terkait lainnya juga dinilai penting agar penanganan bencana di tingkat masyarakat dapat berjalan lebih efektif. (*)