
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi berakhir. Seusai prosesi penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, para anggota Paskibraka mengikuti ramah tamah sekaligus pembubaran, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Tribun Lapangan Pemda Tubaba tersebut menjadi bentuk apresiasi atas tugas dan tanggung jawab yang telah dijalankan para anggota Paskibraka selama rangkaian peringatan kemerdekaan.
Di hadapan para anggota Paskibraka, Bupati Tubaba Ir. Novriwan Jaya, S.P., menekankan pentingnya disiplin sebagai bekal generasi muda dalam meraih cita-cita.
“Disiplin adalah kunci utama kesuksesan. Kalau anak-anak kita mampu menerapkan hidup disiplin, maka 80 persen cita-cita sudah berada di tangan,” ujar Bupati.
Menurut Novriwan, kedisiplinan tidak hanya diperlukan selama menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengatakan, pendidikan karakter dan pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian utama Pemkab Tubaba.
Hal tersebut dinilai penting karena Tubaba tidak memiliki sumber daya alam seperti minyak bumi, batu bara, maupun laut dan pantai yang dapat menjadi andalan daerah.
“Tubaba tidak memiliki kekayaan alam seperti minyak bumi, batu bara, laut maupun pantai. Karena itu, investasi kita adalah sumber daya manusia dan pendidikan,” katanya.
Karena itu, Novriwan mendorong generasi muda Tubaba untuk terus meningkatkan pendidikan. Ia menyebut saat ini baru sekitar 22 persen lulusan SMA di Tubaba yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bersama agar semakin banyak anak muda Tubaba yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kapasitasnya.
“Jangan sampai anak-anak kita berhenti hanya sampai SMA. Kita ingin semakin banyak generasi muda Tubaba yang melanjutkan pendidikan dan memiliki kemampuan untuk bersaing,” ujar Novriwan.
Sementara itu, Kapolres Tubaba AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., meminta para anggota Paskibraka tidak berhenti mengejar cita-cita setelah menyelesaikan tugas mereka.
“Jangan patah semangat, jangan berkecil hati. Yakin saja, kejar setinggi-tingginya,” pesannya.
Kapolres juga mengingatkan peserta yang memiliki cita-cita mengikuti seleksi kedinasan maupun institusi tertentu agar mulai membangun kebiasaan positif sejak sekarang.
“Latihlah diri secara konsisten selama 21 hari agar terbiasa dan siap menghadapi seleksi dengan keyakinan penuh,” ujarnya.
Menurut Himmawan, persiapan menghadapi seleksi tidak cukup hanya dengan kemampuan akademik. Kesiapan psikologis, kemampuan menghadapi Computer Assisted Test (CAT), serta mental juga perlu dipersiapkan.
Ia kemudian mengingatkan para anggota Paskibraka untuk tetap berusaha maksimal sembari menerima setiap proses yang telah ditetapkan Tuhan.
“Ikuti rencana Pencipta, karena pikiran kita ini mengganggu terus. Kita punya rencana, Allah punya rencana,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan dua sertifikat secara simbolis kepada anggota Paskibraka Tubaba sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan tanggung jawab mereka selama menjalankan tugas.
Pembubaran Paskibraka menjadi penutup rangkaian tugas mereka dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Namun, nilai yang diperoleh selama menjalankan tugas diharapkan tidak berhenti setelah seragam Paskibraka dilepas.
Kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan semangat nasionalisme diharapkan menjadi bekal para generasi muda Tubaba untuk melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita. (*)